420 Pecatur Dalam dan Luar Negeri Ikuti Sport Tourism Badung

420-pecatur-dalam-dan-luar-negeri-ikuti-sport-tourism-badung
Kadek Iin (kanan) salah seorang pecatur putri pra-PON Bali yang turut bertading. (bfn/ena)

DENPASAR, Balifactualnews.com – Kejuaraan catur sport tourism Badung yang dihelat di Aula Politeknik Negeri Bali (PNB) pada Jumat (2/6/2023) dengan tajuk Rapid Chess Open Tournament diikuti 420 pecatur baik dari kalangan mahasiswa maupun umum. Menariknya peserta yang hadir  tidak hanya dari kalangan pecatur se Indonesia, juga  dari luar negeri.

Ketua Umum Pengkab Percasi Badung, Wayan Suanda, mengungkapkan, pecatur  Indonesia yang hadir pada kejuaraan itu,  diantaranya, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Aceh, Daerah di semua Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, NTB, NTT dan provinsi lainnya.

“Peserta  dari luar negeri  berasal dari Singapura, Polandia, Rusia, Belanda sampai Uzbekistan. Ini pertama kali even sport tourism dan mampu mencetak sejarah jumlah peserta untuk gelaran kejuaraan catur di Bali. Para peserta sangat antusias dan cukup banyak,” kata Suanda.

Kejuaraan catur yang memperebutkan total hadiah Rp100 juta menggunakan sistem pertandingan Swiss 9 babak. Sedangkan kategori yang dipertandingkan meliputi pecatur Usia 12 (U12), U16, U19, Beregu Mahasiswa dan umum dengan menghadirkan dua orang wasit PB Percasi. Pecatur yang ambil bagian juga memiliki predikat berbeda-beda sepertimaster nasional, fide master, sampai master internasional.

“Malah kalau pecatur dari Bali ada juga pecatur pra-PON Bali diantaranya Kadek Iin dan Gracelia Paramesthi Samekto. Even ini bagus juga bagi kedua pecatur dari Badung itu dalam mengasah kualitasnya sebagai salah satu persiapan sebelum turun dari pra-PON,” sebut Suanda.

Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Bali, Wayan Tirta usai membuka turnamen catur sport tourism Badung itu memberikan apresiasi ke even yang pesertanya cukup besar jumlahnya, bahkan melebihi dari persyaratan cabang olahraga (cabor) dibawah KONI Badung yakni minimal 300 pecatur yang ikut sport tourism.

“Kejuaraan catur sport tourism Badung ini ikut andil dalam membantu Pemerintah Kabupaten Badung dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan pasca pandemi, sekaligus meningkatkan hunian hotel,” imbuh Wayan Tirta.
Selain even itu juga mendongkrak prekonomian Badung khususnya, dirinya juga berharap arahnya terhadap prestasi umumnya untuk pecatur Bali dan Badung pada khususnya. “Kami harap pada pecatur Bali dan Badung utamanya muncul meraih prestasi di even ini,” pungkas Wayan Tirta. (ena/bfn)

 

Exit mobile version