DENPASAR, Balifactualnews.com – Tim bayangan sampai tim inti pra-PON Rugby Bali nantinya bakal didominasi para atlet yang membela timnya dan meraih emas pada Porprov Bali XV/2022 lalu. Hal itu merupakan keputusan Pengprov PRUI Bali sebagai penghargaan bagi tim yang berprestasi di hajatan olahraga terbesar di Bali itu.
Langkah itu diakui Ketua Umum Pengprov PRUI Bali Made Erawan. Meski demikian, Erawan menegaskan jika ada pemain bagus dan berkualitas tim lainnya dari kabupaten/kota di Bali tetap juga bisa menghuni tim bayangan atau tim inti rugby pra-PON Bali nantinya.
“Ya semisal peraih emas nomor Seven putra yakni Buleleng, maka bisa jadi nanti pemain Buleleng berjumlah 6 atau 7 di tim rugby pra-PON Bali. Sisanya ya diambilkan dari pemain berkualitas yang nantinya akan direkrut melalui seleksi. Intinya kuota atlet dalam satu tim akan lebih banyak diisi oleh atlet peraih emas Porprov Bali 2022,” tegas Made Erawan di Denpasar, Kamis (23/2/2023).
Peraih emas sendiri pada Porprov Bali 2022 lalu selain Buleleng di nomor seven putra, untuk di nomor X putra, tim Gianyarmeraih medali emas. Sedangkan untuk nomor Seven dan X putri, emas kedua nomor itu menjadi milik tim rugby Tabanan.
“Memang benar nantinya di seleksi I akan diikuti 50 atlet rugby yang terbagi 25 atlet putra dan 25 atlet putri. Seleksi itu nantinya tidak satu kali saja seleksi melainkan bisa lebih untuk pengurangan bertahap atlet. Setelah seleksi ada berapa atlet yang lolos maka akan dilakukan seleksi lagi guna menciutkan jumlah atlet,” tambah Erawan.
Dicontohkannya, senadainya nanti di tim bayangan ada 14 atlet maka akan terus ada seleksi bertahap sampai akhirnya atlet penghuni tim defitif rugby pra-PON Bali mencapai jumlah 12 atlet untuk putri dan 12 atlet untuk putra. “Sambil menunggu kepastian pra-PON kapan digelar dan dimana. Kalau jelasnya pada bulan Oktober tahun 2023 ini pra-PON harus sudah selesai dan ada hasilnya tim yang lolos ke PON 2024,” tandas Erawan. (ena/bfn)
