Utama  

Begini Kondisi Kawah Gunung Agung Pasca Erupsi 31 Mei

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Citra Satelit kembali merekam kondisi kawah Gunung Agung pasca erupsi 31 Mei lalu. Hasil rekaman satelit, Minggu (2/6/19) sekitar pukul 10.40 Wita itu mengungkap kondisi terbaru keberadaan kawah yang berlakangan sering mengeluarkan semburan. Pihak Citra Satelit, Elang Erlangga, menyebutkan, secara langsung kawah terlihat dikelilingi awan altokumulus.

“Diantara awan itu, tampak juga asap tipis keluar dari vent yang berada pada pinggiran lava bagian barat daya kawah,” ucap Elang Erlangga dalam sebuah chat di grup WhatsApp Relawan Pasebaya Agung, Senin (3/6/19) siang tadi.

Dijelaskan, pada area panas relatif terlihat lebih redup (area yang berwarna merah). Kondisi tersebut juga teramati pada permukaan lava melalui citra inframerah.


“Distribusi spasial area panas terlihat mengelompok di sekitar kepundan pusat (central vent) yang merupakan tempat keluarnya letusan tanggal 31 Mei 2019,” ungkpanya, seraya menambahkan, dua hari sebelum citra diambil dan menandakan terpaparnya lava pijar di dalam kawah.

“Beberapa titik panas lemah juga terlihat di bagian tenggara pinggiran lava,” imbuhnya.

Sementara itu, juga terlihat hembusan pekat dengan tekanan relatif tinggi (dibandingkan dengan hembusan gas biasanya) yang terjadi sehari setelah erupsi (tanggal 1 Juni 2019 sore Red). Hembusan juga kemungkinan membawa sedikit abu vulkanik yang terpapar di permukaan kepundan pusat.

“Hembusan keluar sehari setelah erupsi dan tanpa sinyal seismik yang signifikan, menandakan kepundan pusat relatif lebih terbuka akibat erupsi tanggal 31 Mei dan belum terbentuk plug (sumbat) yang signifikan,” pungkasnya. (tio)