Bupati Gede Dana Membuka Resmi Sarasehan dan Pameran “Pesona dan Taksu Keris”

banner 120x600
Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa didampingi Kepala Disbudpar Karangasem I Wayan Astika saat membuka pameran keris di wantilan bupati Karangasem, Minggu(10/4/2022).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Bupati Karangasem I Gede Dana membuka secara resmi Kegiatan Sarasehan dan Pameran Keris Bali serangkaian pelaksanaan Jana Kerti memperingati Hari Raya Tumpek Landep yang bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Minggu(10/4/2022).

Sarasehan yang juga dihadiri Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Swastika, Sekda Sedana Merta, lKepala Dians Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem I Wayan Astika dan Jajaran Forkopimda lainnya, mengusung Tema “Pesona dan Taksu Keris”, Sarasehan diisi oleh narasumber Ida I Dewa Gede Catra dan Ida Nyoman Sugata, S.Pd dengan jumlah peserta 64 orang dari perwakilan seluruh OPD Pemkab Karangasem serta Camat se- Kabupaten Karangasem.

Baca Juga : Motivasi Perajin Khususnya Pande Besi dan Emas Perak, Disbudpar Karangasem Gelar Pameran dan Sarasehan Keris

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dana mengatakan, acara ini digelar untuk memberikan pemaknaan sesunguhnya mengenai apa itu Hari Raya Tumpek Landep. Masyarakat diharapkan dapat memaknai perayaan Tumpek Landep sesuai dengan tata titi yang benar dan tidak latah keliru memaknai tradisi yang terlanjur ramai dilaksanakan. Dalam acara ini juga diserahkan piagam penghargaan kepada para pengrajin Keris di Karangasem diantaranya, kepada Jero Mangku Made Wardhita, I Ketut Kota dan I Ketut Ruma.

Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem (Disbudpar), mengimplementasikan Perayaan Rahina Tumpek Landep tersebut dengan upacara Jana Kerthi sebagai Pelaksanaaan Tata Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kertih dalam Bali Era Baru di Kabupaten Karangasem, dengan menggelar ‘Pameran dan Sarasehan Keris’.

Kegiatan yang digelar selaijn untuk  tujuan meningkatkan pemahaman tentang makna dan peranan hari hari Tumpek Landep sebagai motor Penggerak Teknologi di Bali yang tercipta dari ketajaman Adnyana/pikiran, juga untuk mengetahui secara holistik aspek sejarah, keragaman keris, taksu dan nilai spiritual, karakter dan keluhuran keris sebagai representasi peradaban bangsa serta pendalaman tentang keragaman, nilai multikultural dan nilai universal, filosofi serta aspek spiritual, yang berpeluang mengangkat keris sebagai representasi spiritual dalam peradaban Bangsa. (ger/bfn)