Bupati Suwirta Akan Sanksi OPD Malas

banner 120x600
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat melakukan sidak ke sejumlah OPD, Senin (25/2/2019)

KLUNGKUNG—Tegas, kreatif dan inovatif menjadi ciri khas kinerja Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sejak lima tahun yang lalu. Sikap tegas pria asal Nusa Penida berlanjut hingga sekarang, dan tidak akan segan-segan memberi sanksi pada OPD yang diketahui malas membuat usulan program.

Sikap tegas Suwirta itu ditunjukkan saat melakukan sidak bersama Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) ke Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Senin (25/2/2019). Bupati Suwirta sedikit sewot dengan OPD itu, terkait tidak adanya usulan program  prioritas nasional yang ditujukan kepada Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Klungkung.

Bupati wajar sewot, pasalnya setiap pertemuan maupun bedah desa, pihaknya selalu menanyakan pemberdayaan ekonomi desa yang bisa dikembangkan.

“Dari catatan yang ada, Kadisperinaker memang tidak membuat usulan ke pusat. Sekarang kita masih menunggu Tim GDN untuk mengambil tindakan tegas,” ucap Bupati Suwirta di hadapan awak media ikut dalam sidak itu.

Menurut Suwirta, pemberdayaan yang melibatkan masyarakat ini merupakan roh dari program kerjanya lima tahun kedepan. “Ini menjadi catatan dan pertanyaan besar saya, kenapa sampai tidak ada usulan. Mau kerja apa tidak ini,” ujar Bupati Suwirta di hadapan para pejabat Disperinaker.

Sikap Males Sisperinaker itu, dinilai Bupati akan berpengaruh terhadap penerapan e-kinerja (e-Tukin). Mengingat jika tidak ada program yang diusulkan otomatis juga tidak ada program yang bisa dikerjakan.

“Saya uji keberanian Tim GDN untuk mengungkap fakta sebenarnya dan menganakan sanksi pada pejabat bersangkutan,” tegasnya.

Di tempat terpisah, terkait pemberdayaan, Bupati Suwirta juga melakukan sidak ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Klungkung. Disini, Bupati mengumpulkan para pejabat mulai Kepala Dinas, Kepala Bidang hingga Kepala Seksi. Di hadapan mereka, Bupati mengingatkan agar selalu melakukan pembinaan dan pendampingan. Tidak hanya untuk UMKM atau Koperasi yang sudah besar tetapi yang kecil-kecil juga perlu dituntun dan dikembangkan.

“Dinas jangan berjalan sendiri, lakukan pembinaan secara bersama-sama antara dinas-dinas terkait. Jangan hanya usaha yang besar saja, itu sama seperti istilah Nyongkokin Tain Kebo,” sentil Suwirta. (ana)