Di Karangasem ada 341 Koperasi, 107 Diantaranya Tidak Aktif

di-karangasem-ada-341-koperasi-107-diantaranya-tidak-aktif
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Karangasem, I Gede Loka Santika

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Sebanyak 341 Koperasi yang tersebar di Kabupaten Karangasem, 107 diantaranya tidak aktif. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Karangasem, I Gede Loka Santika dikonfirmasi awak media, Kamis (18/4).

Dikatakan Loka Santika, Koperasi yang tidak aktif dikatakan karena tidak pernah melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan). ” Faktor lainnya yang menyebabkan ratusan koperasi tersebut tidak aktif karena dari pengurus maupun anggotanya yang tidak ingat kewajiban, atau mereka sudah memiliki kesibukan lain. Sehingga koperasi yang dulunya didirikan tidak kembali di urus,” ungkapnya.

Baca Juga : Jelang Pilkada, KPU Karangasem Segera Rekrut PPK 

Loka Santika menambahkan, pihaknya sejauh ini belum mengetahui berapa jumlah koperasi yang telah melaksanakan RAT, hal itu dikarenakan, pada bulan April ini masih ada waktu Koperasi untuk melaksanakan rapat tahunannya.

“Bulan April ini sampai Mei Koperasi masih bisa melaksanakn RAT, namun tidak mendapatkan poin. Berkaitan dengan koperasi yang tidak aktif tersebut, kami sudah melakukan pembinaan.

Baca Juga : Alami Kecelakaan, Anggota Satpol PP Karangasem Meninggal 

Dirinya pun mengaku belum bisa melakukan pendataan berapa jumlah koperasi yang sudah melakukan RAT. Pasalnya bulan ini koperasi masih bisa melakukan RAT, hanya saja tidak mendapatkan poin. Namun untuk yang tidak aktif sebelumnya tentunya telah diberikan pembinaan. “RAT bisa dilakukan dari bulan Januari sampai Mei masih bisa,” jelasnya.

Baca Juga : Dinas Koprasi, UKM dan Perdagangan Badung Gelar Jumat Ceria

Kecamatan Karangasem menjadi tempat terbanyak adanya koperasi, begitu pula jumlah yang tidak aktif dominan ada disana. Kemudian disusul Kecamatan Rendang dengan 56 koperasi, selanjutnya Manggis, Selat, Bebandem, Kubu, Abang, dan terakhir Sidemen.

“Dai sebanyak 107 Koperasi yang tergolong tidak aktif itu ada beberapa yang baru mendirikan koperasi yang tentunya belum bisa melaksankan RAT pertamanya,” pungkas Loka Santika. (ger/bfn)

Exit mobile version