Dianiaya Adik Kandung, Orang Tua Lapor Polisi

dianiaya-adik-kandung-orang-tua-lapor-polisi
Ilustrasi Penganiayaan
banner 120x600

KARANGASEM,Balifactualnews.com—Maksud hati mengajak pulang  sang adik ke rumah orang tua, malah penganiayaan  yang didapat.  Kisah ini dialami DEA (15), seorang gadis asal  Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem. Upayanya mengajak adik kandungnya  pulang dari dari rumah sang paman malah berlanjut pada proses hukum. Kok bisa?

Begini ceritanya,  pada Rabu (24/8/2022) DEA bersama orang tua kandungnya  bermaksud menjemput adik laki-lakinya yang masih berusia 12 tahun  di rumah sang paman (masih di wilayah Desa Bunutan). Namun ajakan DEA itu  ditolak mentah-mentah  oleh sang adik. Entah persoalan apa yang terjadi di dalam keluarga itu, tiba-tiba rambut DEA  dijambak oleh adiknya.

Ulah sang adik membuat  DEA  menderita luka lecet  diatas alis sebelah kanan  hingga merintih kesakitan.  Orang tua DEA yang ikut menjemput tidak terima perlakuan itu.  Tanpa fikir panjang  kejadian itu lantas dilaporkan ke Polres Karangasem.

Kapolsek Abang AKP I Ketut Anyar, dikonfirmasi, Sabtu (27/8/2022) membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan kasus penganiayaan dalam keluarga itu terjadi Rabu (24/8/2022) sekitar Pkl. 18.30 Wita. Namun  orang tua korban melaporkan kasus itu ke Polres Karangasem, Kamis (25/8/2022).

“Sejauh ini motif penganiayaan dilakukan  belum diketahui secara pasti. Kuat dugaan,  aksi penganiayaan dilakukan karena terlapor merasa tersinggung  diajak pulang oleh orang tuanya,”terang Kapolsek Abang AKP Ketut Anyar. (tio/bfn).