Diperkuat Atlet PON Papua, Sepak Takraw Minimal Jaga Perunggu

diperkuat-atlet-pon-papua-sepak-takraw-minimal-jaga-perunggu
Ket Foto : Pelatih tim sepaktakraw putri Bali Wayan Suara (tengah) bersama dua atletnya. Foto : bfn/ena
banner 120x600

DENPASAR, Balifactualnews.com – Target minimal menjaga raihan medali perunggu di PON XX/2021 di Papua silam menjadi motivasi tim sepaktakraw PON Bali. Meski begitu, target terbaik tetap akan dikejar dan diupayakan secara maksimal dengan peningkatan raihan medali menjadi perak bahkan emas.

Disebutkan pelatih Ketut Ria Darmiyanti dan Karin Priayani I Wayan Suara, jika tim sepaktakraw Bali yang lolos memang hanya putri dan hanya di nomor double even. Sedangkan untuk tim sepaktakraw putra tidak lolos PON 2024.

“Saat ini kami masih fokus latihan di Singaraja kebetulan atlet putrinya keduanya dari Singaraja. Dengan demikian maka untuk latihan bisa setiap waktu baik jam maupun kapan. Soal target kami memancang target maksimal di PON 2024 atau paling tidak minimal menjaga raihan medali perunggu di PON Papua silam. Tapi kami akan tetap berjuang untuk menigkatkan itu menjadi perak bahkan emas. Semoga semua itu bisa terealisasi,” papar Wayan Suara saat dihubungi Minggu (14/1/2023).

Terkait raihan medali diakuinya tim putri sangat besar apalagi dua atlet putri yang turun merupakan mantan atlet putri yang turun di PON Papua silam Keduanya yakni Ketut Ria Darmiyanti dan Karin Priayani dan keduanya dari Singaraja.

“Kebetulan memang keduanya dari Singaraja dan itu memudahkan saya untuk komunikasi dan koordinasi. Kalau dulu ada Ika Ayu dari Gianyar. Namun karena memang sekarang dari PB PON 2024 aturannya hanya 2 atlet saja tanpa ada satu pemain cadangan, jadinya Ika Ayu yang tidak masuk tim,” terang Wayan Suara.

Memang aturan baru tersebut membuat was-was dirinya sebagai pelatih. Pasalnya dengan jumlah pas tersebut dikhawatirkan ada hal yang tidak diinginkan dari salah satu atlet putri Bali.

“Kami was-was soal itu. Tapi kami akan berusaha menjaga agar tidak terjadi hal tak diinginkan sampai helatan PON 2024. Semoga semuanya berjalan lancar dan sukses,” pungkas Wayan Suara seraya menjelaskan jika saat ini tim latihan 4 kali dalam sepekan sambil menunggu Pelatda dan TC dari KONI Bali. (ena/bfn)