Diuji Chef Lanang Kastawa dari ICA, Siswa SMK Negeri 1 Manggis Sajikan Masakan Berselera Internasional

banner 120x600
Chef ICA BPC Karangasem I Gusti Lanang Kastawa (baju hitam) dan guru pembimbing dalam selesai memberikan penilaian dalam UKK di SMK Negeri 1 Manggis, Kamis(21/4/2022). Foto kolase.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Indonesian Cheff Association (ICA) badan pimpinan cabang (BPC) Kabupaten karangasem, melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 1 Manggis, yang dilaksanakan dari tanggal 21 hingga 22 April 2022 bidang kuliner.

Uji Kompetensi Keahlian yang melibatkan Cheff Lanang Kastawa dari ICA sebagai penguji dan guru pembimbing di SMK Negeri 1 Manggis itu, sangat antusias diikuti para siswa yang ingin mengasah keahliannya untuk bisa menjadi ahli kuliner yang mumpuni dibawah bimbingan kedua cheff senior itu.

UKK dibuka dengan mengolah makanan pembuka (Appetizer) Potatoe Cream Soup dan Amosa. Dilanjutkan dengan makanan utama (Main Course) yakni Chicken Snitzel dan sebagai makanan penutup, para siswa ditest keahliannya untuk menyajikan dessert berupa Creppe Suzette yang dilengkapi dengan orange sauce.

Disampaikan Chef Lanang Kastawa, pelaksanaan uji kopentensi kepada siswa siswa di SMK Negeri 1 Manggis tersebut, sangat baik untuk memperkenalkan dan mengajarkan dasar-dasar memasak yang baik dan benar.

“Sangat penting dalam sebuah menu masakan yang diolah adalah hygenitas. Tak hanya itu, teknik memasak yang baik dan benar juga mesti dikuasai terlebih untuk penyajiannya kepada tamu tamu asing, disamping tidak mengenyampingkan unsur seni dalam memasak,” jelas Chef lanang Kastawa.

Chef yang sudah lama menggeluti dunia kuliner ini menambahkan, Sebuah makanan bukan hanya sekadar makanan. Tetapi, makanan haruslah memiliki cita rasa yang tinggi dan terdapat nilai gizi yang baik pada makanan tersebut bagi tubuh kita. Oleh karena itu lanjutnya, Dalam memasak makanan, kita wajib memperhatikan apa saja yang harus dilakukan agar dapat menciptakan makanan sesuai selera. Standar resep jelas sangat diperlukan. Dengan standar resep akan menciptakan kualitas dan kuantitas makanan tetap terjaga sehingga pengawasan lebih tepat.

Pada sebuah restoran kata Chef Lanang Kastawa, pastilah standar resep sangat sangat diperhitungkan dan penting. Bagaimana dalam memasak makanan, mereka memperhatikan tata cara ataupun petunjuk dalam persiapan memasak, memperhitungkan porsi dan ukurannya, bahan makanan apa saja yang diperlukan, waktu yang diperlukan untuk memasak, hingga bagaimana cara menghidangkannya. Itulah guna sebuah standar resep pada sebuah restoran.

Semua itu dilakukan untuk menciptakan sebuah masakan yang bermutu tinggi, lezat, kaya akan gizi. Yang mana, dampak dari keberhasilan memasak akan memuaskan para pelanggan restoran tersebut.

“Untuk menjadi cook atau koki apalagi berkieinginan menajdi chef yang professional kita tentu memperhatikan beberapa hal yaitu bagaimana kemampuan memilih bahan makanan, kemampuan menguasaicara memotong bahan makanan, menggunakan pisau sangat wajib harus dikuasai, kemudian mengetahui cara mengolah setiap bahan makanan dan pengetahuan akan resep yang benar dari berbagai masakan hingga bisa memanajemen waktu juga Harus diasah. Salah satunya melalui praktek dan praktek dan yang tak kalah pentinggnya adalah menjaga kebersihan dan kerapian dapur,” pungkasnya. (ger/bfn)