Dua Kali Latih Tanding, Tim Muaythai Klungkung Dapatkan Hikmah Positif Jelang Porprov

dua-kali-latih-tanding-tim-muaythai-klungkung-dapatkan-hikmah-positif-jelang-porprov
Tim Muaythai Klungkung kian matang persiapannya jelang Porprov Bali 2022. (foto : bfn/ist)

DENPASAR, Balifactualnews.com – Terus melakoni latihan demi persiapan matang jadi fokus tim Muaythai Porprov Klungkung.  Bahkan dalam latih tanding dua kali yang telah dilakukan para fighter Klungkung mandapatkan  hikmah sangat positif. Ini  juga yang membuat Muaythai Klungkung  digadang-gadang menjadi kuda hitam dalam Porprov Bali, Nopember bulan depan.

Sebulan lebih menjelang Porprov Bali, MI Klungkung baru-baru ini mendapat kelebihan tersendiri. Hal itu berupa mereka mendapat lawan sparing yang tak main-main dimana MI Kota Bekasi dan MI Kabupaten Subang sempat menjajal kekuatan fighter Porprov Klungkung.

“Kami mendapat dua kali latih tanding dengan tim yang kekuatannya bagus. Di dua tim itu terdapat juga fighter PON Jawa Barat. Jadi sparing beberapa hari lalu seperti durian runtuh bagi kami,” ujar pelatih kepala tim muaythai Porprov Klungkung, Iwan Setiawan di Denpasar, Kamis (6/10/2022).

Disebutkannya, 10 fighter Porprov Klungkung yang terdiri dari 7 putra dan 3 putri itu terlebih dahulu menjajal kekuatan tim MI Subang pada tanggal 2 Oktober lalu di Denpasar. Kemudian pada tanggal 5 Oktober, melanjutkan dengan MI Kota Bekasi di GOR Swecapura, Klungkung. “Kami puas dengan try in ini. Tidak perlu jauh-jauh ke luar Bali untuk mendapat lawan tangguh. Saya juga puas anak-anak bisa mengimbangi fighter Subang dan Bekasi yang notabene tampil di PON Papua lalu,” terang Iwan.

Lantas bagaimana evaluasi terhadap anak-anak? “Dari segi teknis sudah cukup bagus, tapi masih ada beberapa yang harus di evaluasi lagi. Kami paham dan tahu bahwa Jawa Barat levelnya masih di atas kami dan bagusnya kami mendapat banyak ilmu dan pengalaman baru,” tutur mantan atlet dan pelatih taekwondo ini.

Dipaparkan Iwan, sparing atau latih tanding ini sudah cukup, sebab pada Oktober ini sudah masuk ke pra kompetisi. Artinya para fighter lebih intens ke urusan teknik, taktik , strategi dan psikologi atlet. “Awal November, grafik latihan mulai dikurangi dan diturunkan dan hanya melakukan latihan-latihan kecil menjelang kompetisi. Sejauh ini progres sudah meningkat di 90 persen,” demikian mantan pelatih Taekwondo Bali itu. (ena.bfn)

 

Exit mobile version