Dua Rekanan Pengadaan Masker Dinas Sosial Mulai Disidangkan

dua-rekanan-pengadaan-masker-dinas-sosial-karangasem-mulai-disidangkan
Yessi Anggani dan Kadek Sugiantara
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com– Perkara dugaan korupsi pengadaan masker Dinas Sosial Karangasem dengan tersangka dua rekanan, yakni Direktur Addicted Invaders, I Kadek Sugiantara dan Direktur Duta Panda Konveksi, Ni Nyoman Yessi Anggani  mulai masuk meja persidangan Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (16/8/2022) besok.

Kasipidsus Kejari Karangasem, Matheus Matulessy SH, melalui Kasi Intel IDG Semara Putra, dikonfirmasi Senin  (15/8/2022) membenarkan hal itu. Dia mengatakan,  persidangan akan berlangsung setengah offline, dipimpin hakim Novyartha SH, M.Hum, dengan dua hakim adhoc, Soebekti dan Nelson.

“Sidang dawkaan nanti akan berlangsung setengah tatap muka. Jaksa Penutut Umum akan bersidang di Pengadilan Tipikor, sedangkan kedua  terdakwa reekanan mengikuti sidang secara daring dari Lapas Karangasem,” terang IDG Semara Putra.

Terhadap perkara itu, kata Semara Putra  kedua rekanan mengerjakan proyek masker Dinas Sosial sebanyak 512.797,  tidak melalui proses tender, tapi berdasarkan penunjukkan langsung dari Dinas Sosial selaku pengampu kegiatan itu. “Kedua rekanan ini  bersepakat membagi proyek  masker dan tidak melalui proses berkompetisi,” katanya.

Pengerjan proyek  dibagi dua,  Yesi Anggani mengerjakan proyek masker sebanyak 300.000 pcs. Sedangkan I Kadek Sugiantara  mengerjakan masker sebanyak 212.797 pcs .  “Dari proyek masker yang dikerjakan kedua tersangka mendapatkan keuntungan, hingga menyebabkan  kerugian negara sebanyak Rp 2.617.362.507,00,” tegasnya.

Semara Putra mengungkapkan,  penyidikan yang dilakukan tim penyidik tersebut diperkuat dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar  yang dengan tegas menyebutkan, kedua rekanan ini memperoleh keuntungan dari perbuatan yang telah dilakukan terdakwa I Gede Basma (terpidana dengan vonis 1 tahun 6 bulan) dan perkara atas nama terdakwa Gede Sumartana (terpidana dengan vonis 1 tahun)

Terhadap perbuatannya itu, baik Yessi maupun Sugiantara dijerat dengan pasal bervariatif. Dalam dawaan primair, kedua tersangka dijerat dengan Pasal  2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

”Untuk subsidairnya, keduanya dijerat dengan Pasal 3 jo  Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,”teranggnya (tio/bfn)