Gede Dana dan Artha Dipa (DANA-DIPA) Sukses Alirkan Air Telaga Waja ke Tianyar dan Perbaiki Jalan Sepanjang 12.018 Kilometer

gede-dana-dan-artha-dipa-dana-dipa-sukses-alirkan-air-telaga-waja-ke-tianyar-dan-perbaiki-jalan-sepanjang-12-018-kilometer
Bupati Gede Dana dan Wakil Bupati Artha Dipa
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactulnews.com – Bupati Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa pasca dilantik dua tahun lalu, telah merumuskan anggaran untuk perbaikan dan peningkatan infrastruktur, utamanya jalan dan jembatan. Ini dilakukan guna memperlancar mobilitas masyarakat Karangasem. melalui dinas terkait.

Di tahun 2022, DANA-DIPA mampu merealisasikan pembangunan dan peningkatan ruas jalan yang telah dilaksanakan sepanjang 12.018 Kilometer, dengan anggaran Rp16.471 miliar. Di tahun yang sama juga berhasil membangun dua jembatan dengan anggaran yang terserap sebesar Rp6 miliar. Sedangkan untuk pemeliharaan rutin paket jalan total anggaran Rp 2 miliar dan pemeliharaan berkala jalan sepanjang 2.510 Kilometer dengan total anggaran Rp.4.002 miliar.

Rekonstruksi jalan yang telah dilaksanakan dalam dua tahun terakhir sepanjang 37.777 Kilometer dengan total anggaran Rp532 miliar. Dan jalan sepanjang 52.305 kilometer yang terbagi dalam 6 paket dengan total anggaran senilai Rp81.7 miliar.

Sementara untuk air minum ada 5 paket kegiatan yang bersumber dari dana DAK, dan satu paket dari dana BKK, dengan total pembiayaan sebesar Rp6.7 miliar, yakni pemeliharaan dan pembangunan jaringan atau saluran irigasi sepanjang 1.300 meter yang bersumber dari dana DAK termasuk rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 598 meter dan rehabilitasi bendungan 3 unit.

Bidang Cipta Karya, yakni optimalisasi jaringan pipa Telaga Waja di wilayah Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, sehingga air Telaga Waja sudah bisa mengalir sampai ke Desa Tianyar, sementara daerah lainnya sedang berproses.

“Setelah sekian tahun masyarakat menanti, astungkara kami bisa mengalirkan air Telaga Waja sampai ke Desa Tianyar, Kubu. Semoga ini menjadi awal yang baik, untuk selanjutnya bisa mengalirkan air ke daerah-daerah yang mengalami kesulitan air bersih. Target kami semoga 2024 masalah air bersih bisa tuntas. Untuk bedah rumah, 2022 kami juga telah merealisasikan dari rencana 200 unit yang direncanakan, namun yang terealisasi sebanyak 196 unit, sisanya belum bisa terealisasi karena ada kendala” pungkas Gede Dana. (ger/bfn)