Gerak Cepat, Badung Geber Evaluasi Umum Cabor

gerak-cepat-badung-geber-evaluasi-umum-cabor
Ketua Umum KONI Badung Made Nariana (paling kiri) dan Sekda Badung Adi Arnawa. (Foto : bfn/ist)
banner 120x600

BADUNG, Balifactualnews.com –KONI Badung bergerak cepat menggeber evaluasi menyeluruh terhadap prestasi atlet Badung yang bertarung pada Porprov Bali XV/2022 lalu. Termasuk evaluasi terhadap semua cabang olahraga (cabor) dibawahnya pada Jumat (9/12/2022). Hal ini dilakukan meski Badung menyabet predikat juara umum.

Menurut Ketua Umum KONI Badung Made Nariana, ada tiga kategori cabor (cabang olahraga) yang dievaluasi. Pertama atlet cabor yang mendapat emas dan keluar sebagai juara umum, kedua cabor yang mendapat emas tapi tidak sebagai juara umum serta ketiga cabor yang sama sekali tidak mendapat emas dalam Porprov itu. Tak hanya itu, cabor yang dalam Porprov 2022 ikut eksibisi juga dievaluasi, sebab akan menentukan apa lolos kelak sebagai peserta penuh dalam kegiatan berikut.

“Ada cabor yang sebelumnya sebagai juara umum. Tetapi dalam tahun 2022 ini, malah jeblok tidak dapat sebagai juara lagi. Ada juga cabor yang berulang kali stagnan sepanjang tahun. Tidak pernah dapat medali emas, padahal prasarana olahraga cukup. Ini yang dapat perhatian serius,” kata Nariana di KONI Badung, Kamis (8/12/2022).

Disebutkannya, KONI Badung menilai ada beberapa hal yang mungkin perlu dibenahi. Misalnya menyangkut peremajaan atlet, kualitas pelatih yang menoton, dan kekompakan pelatih dan atau pengurus di internal cabor yang terkait. Jika kajian ini benar, KONI Badung akan melakukan sejumlah rekomendasi kepada Pengkab cabor itu.

“Lantaran persaingan ke depan semakin ketat, atlet cabor yang menurun prestasinya hendaknya melakukan peremajaan atlet yang terukur. Pelatih yang kurang baik segera diganti dengan yang lebih memiliki daya juang dan ilmu pengetahuan olahraga yang lebih baik. Selain itu ada keberanian melakukan pergantian pengurus yang tidak mau bekerja dengan baik serta mengikuti aturan yang ada,” tambah mantan Ketua Umum KONI Bali itu.

“Pemkab Badung, utamanya Bupati sudah memberikan perhatian cukup besar kepada olahraga. Kalau kita termasuk Pengurus Kabupaten di cabor tidak mampu menjabarkan keinginan pemerintah memajukan olahraga, sebaiknya mundur,” tegas Made Nariana.

Diharapkannya, evaluasi terhadap prestasi atlet Badung di Porprov kali ini, tidak sekadar normatif dan formalitas. Tetapi hasil evaluasi akan ditindaklanjuti dengan tegas dan berkelanjutan.
Terkait bonus atlet Nariana menjelaskan, Desember ini akan diberikan 37 persen dulu. Sisanya dicairkan tahun 2023 sebab dianggarkan dalam APBD tahun itu. (ena/bfn)