Harga Tiket Wisman ke Besakih Direncanakan Naik

harga-tiket-wisman-ke-besakih-direncanakan-naik
Plt Manajemen Operasional Pengelola Kawasan Pura Besakih, I Gusti Bagus Karyawan nerencanakan menaikan tiket masuk wisman dalam media gathering, Minggu (21/8/2022
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Harga tiket  untuk wisatawan mancanegara yang masuk kawasan Pura Besakih, Karangasem direncanakan naik.  Hanya saja besaran kenaikannya belum bisa dipastikan, karena pihak Badan Pengelola Kawasan Pura Besakih masih melakukan pembahasan.

Plt Manajemen Operasional Pengelola Kawasan Pura Besakih,  I Gusti Bagus Karyawan, mengatakan, kenaikan tiket untuk wisman itu dilakukan setelah berguru dari pengelolaan objek wisata Borobudur, Yogyakarta.

“Ya, kami sempat  melakukan studi tiru kesana, harga tiket  untuk wisman yang masuk ke Borobudur besarannya mencapai Rp 100 ribu per wisman, tapi disini kami masih menyesuaikan seiring  rampungnya penataan kawasan Pura Besakih,”terang pria yang juga mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Karangasem itu.

Dijelaskan, rencana kenaikan tiket itu  juga dilakukan menyusul dibangunnya fasilitas penunjang di kawasan Pura Agung Besakih yang saat ini tengah berlangsung. “Saat ini ini harga  tiket untuk wisatawan mancanegara sebesar Rp 60 ribu.  Sedangkan tiket masuk bagi wisatawan domestik sebesar Rp 30 rupiah,” terangnya

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Karangasem ini, biaya operasional harus seimbang dengan pemasukan. Itu sebabnya  MO berupaya untuk menaikan harga tiket untuk wisman tersebut. “Harga tiket wisman saat ini Rp 60 ribu per orang, tentu masih kurang untuk biaya operasional. Apalagi nanti jika penataan kawasan Pura Agung Besakih selesai, maka harga tiket perlu disesuaikan,” katanya

Dijelaskan, saat ini rata-rata kunjungan wisatawan ke Pura Agung Besakih mencapai 160 orang per hari. Itu masih jauh jika dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi COVID-19 yang mencapai 550 orang per hari

“Demi kenyamanan  wisatawan yang berkunjung ke Pura Agung Besakih,  kami juga berencana akan menyediakan kendaraan listrik jenis buggy car. Mobil listrik ini digunakan untuk mengangkut wisatawan dari areal parkir menju kawasan Pura Besakih,” ungkapnya

Sementara itu parkir wisatawan maupun pemedek yang datang ke Pura Agung Besakih  juga sudah  disediakan dan siap menampung ribuan kendaraan.  Selain parkir, toiletnya juga sudah tersedia di masing-masing fasilitas dan bertaraf  internasional

“Para wisatawan nantinya akan bayar parkir sekali. Saat masuk tetap kena tiket lagi,  karena parkir dan tiket masuk berbeda. Tapi pemedek yang sembahyang ke Pura Agung Besakih cukup bayar parkir saja,” pungkasnya (tio/bfn)