Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Meningkat, Karangasem Waspadai Influenza

kasus-infeksi-saluran-pernapasan-akut-ispa-meningkat-karangasem-waspadai-influenza
Kepala Dinkes Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Karangasem mulai menunjukkan kenaikan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem pun meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza yang berpotensi memicu penularan lebih luas.

Kepala Dinkes Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan, pemantauan mingguan menunjukkan kasus ISPA yang berkaitan dengan infeksi virus influenza masih berada di posisi teratas.

Pada minggu ke-37 tercatat 16 kasus. Angka itu naik menjadi 18 kasus pada minggu ke-38. Meski belum tergolong tinggi, tren kenaikan tersebut tetap dipantau.

“Setiap minggu kami monitor. Kalau mulai ada peningkatan, kami lakukan verifikasi dan pemantauan. Penyakit yang berpotensi menjadi wabah harus terus dipantau,” ujar Putra Pertama, Senin (12/10).

Dinkes melakukan surveilans dan penyelidikan epidemiologi jika ditemukan indikasi peningkatan kasus. Hingga kini, kasus yang terpantau belum menyebabkan pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurutnya, influenza umumnya ditandai pilek, batuk, sakit tenggorokan dan demam. Namun pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan atau sesak.
Kelompok rentan seperti bayi, ibu hamil, penderita komorbid dan masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu diminta lebih waspada.

“Tidak perlu panik, tetapi kewaspadaan harus ditingkatkan. Jaga kesehatan, kurangi kontak dengan orang yang sedang terinfeksi dan tingkatkan daya tahan tubuh,” tegasnya.

Masyarakat juga diimbau menerapkan PHBS, rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan masker ketika mengalami gejala penyakit pernapasan. Jika gejala menetap atau memburuk, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Vaksinasi influenza juga dapat menjadi salah satu pilihan pencegahan, terutama bagi kelompok berisiko setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (tio/bfn)