Ketua Dewan Datang, Warga Paleg Minta Dibantu Sedot Air Danau

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Warga Dusun Paleg, Tianyar, Kubu belakangan ini tengah berupaya melakukan cocok tanam cabe dan bawang. Tanaman ini ternyata tumbuh cukup subur di wilayah yang di kenal gersang tersebut. ini terjadi karena kebetulan musim hujan. Saat gotong royong memperbaiki jalan kemarin mereka di datangi Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi. Sumardi datang untuk mengecek kondisi lapangan terkait jalan yang rusak di Dusun Paleg.

Saat itu warga langsung mengusulkan beberapa hal. Diantaranya agar dilakukan perbaikan jalan sepanjang 2 km, dimana jalan ini kondisinya rusak parah. Aspal lama sudah mengelupas dan bebatuan berserakan di tengah jalan.

Selaian itu warga juga minta agar dibantu pemerintah untuk melekukan penyedotan air Danau Batur. Penyedotan air Danau Batur penting dilakukan untuk pengairan.  Jika air danau berhasil diangkat maka pertanian di Paleg akan jalan sepanjang musim. Kalau saat ini baru jalan saat musim hujan saja.

Saat ini mereka sedang asik bercocok tanam cabe dan bawang. “Kalau air danau bisa naik dan dialirkan kesini akan sangat bagus untuk pertanian” ujarnya, bahkan tanaman bawang dan cabe mereka akan bisa tanam sepanjang tahun. Tentunya sangat membantu dari segi kesejahtraan masyarakat.

Komang Reken, Kelian Banjar Paleg Kelod mengakui kalau saat ini warga menanam cabe dan bawang hasilnya cukup bagus. Sementara pupuk yang dipergunakan menggunakan kotoran ayam ini didatangkan dari peternakan ayam di Karangasem. Hanya saja karena jalan rusak untuk mengangkut pupuk cukup sulit. Harus diturunkan dulu dibawah barulah diangkut dengan mobil kecil. Ini diakui menguras energi dan juga menambah biaya operasional.

Soal jalan Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengaku akan berupaya mengawal agar anggaran jalan bisa lolos. PUPR sendiri mengakui belum merencanakan peningkatan jalan tersebut, hanya saja kalau memang mau di garap DED bisa di laksanakan di perubahan dan nantinya saat APBD induk 2020 sudah bisa dilaksanakan.

Untuk diketahui jalan tersebut sudah rusak sekitar 10 tahun lalu. Ini juga dibenarkan Perbekel Ban Wayan Potag. Jalan ini sendiri juga menghubungkan dua dusun diatasnya yakni Dusun Madya dan dusun Bunut di Bangli. Diatas juga ada obyek wisata Truyan Hill. Kalau obyek tersebut berkembang sekalipun ada di Bangli, akan sangat membantu meningkatkan ekonomi warga Paleg.

Sementara untuk penyedotan air danau sudah dilakukan Dusun Bunut dan Buyan untuk kepentingan pertanian. Dan disana sudah cukup berhasil. Reken berharap agar Pemkab Karangasem bisa membantu penyedotan air Danau Batur di Bangli yang lokasinya tidak jauh dari sana.

“Kalau ada air pertanian akan terjadi sepanjang tahun,” ujarnya, ini akan sangat membantu kesejahtraan warga masyarakat. Sementara Kadis PUPR mengakui untuk jalan tersebut memang lintas kabupetan. Kedepanya akan diusulkan menjadi jalan provinsi, namun untuk sementara ini harus di tangani dulu Pemkab Karangasem. Jalan ini juga pernah diusulkan untuk mendapatkan BKK namun tidak berhasil. “Ya kita berharap di induk nanti bisa kita selesaikan,” Ketut Sedana Merta.

Sementara untuk air bersih dirinya memikirkan  belakangan. Saat ini sebaiknya focus pada perbaikan jalan terlebih dulu. Sumardi juga salut dengan semangat warga disana untuk bergotong royong memperbaiki jalan. kedepan diriya berpesan jika jalan sudah bagus agar ikut dirawat bersama sama. Sehingga jalan lebih awet dan lebih lama rusaknya.

Sementara itu jalan masuk kabupetan Bangli sudah di hot mik dan mulus. Begitu masuk Karangasem jalan rusak sepanjang 2 km. Sementara di bawahnya jalan sudah mendapat peningkatan sehingga cukup bagus. (ani)