Ketua DPRD Wayan Suastika Didaulat Jadi Dewan Pertimbangan Organda Karangasem

Ketua DPRD I Wayan Suastika menerima SK sebagai Dewan Pertimbangan Karangasem yang dikeluarkan DPD Organda Provinsi Bali. SK trsebut diserahkan Ketua DPC Organda Karangasem I Made Darba, Sabtu (10/12/2022)

KARANGASEM,Balifactualnews.com—Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika didaulat menjadi Dewan Pertimbangan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Karangasem. Penunjukan Suastika itu berdasarkan Surat Keputusan  Dewan Pimpinan Daerah  Organda Provinsi Bali  Nomor: SKEP 20/Dok-1/Org-1/IX/2022.

Surat Keputusan  menunjuk tokoh muda asal Banjar Juuk Legi, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat,  sebagai Dewan Pembina Organda di Bumi Lahar,  diserahkan Ketua DPC Organda Karangasem I Made Darba bersama pengurus lainnya,   saat melakukan audiensi dengan Suastika di  rumah jabatan Ketua DPRD Karangasem, Jalan Ngurah Rai, Amlapura, Sabtu (10/12/2022).

Dalam pertemuan itu,  banyak hal yang dibahas. Salah satunya  berkaitan dengan angkutan pedesaan (Angdes), yang kebaradaannya  sudah semakin tidak nyaman dengan kondisi yang terjadi saat ini. “Keberadaan angkutan desa ibaratkan mati segan hidup tak mampu. Semua ini disebabkan sepinya penumpang dan tidak sebanding diangan  biaya KIR yang dibebankan,” kata  Made Darba dihadapan Suastika, yang diamini pengurus Organda Karangasem dan pemilik angkutan desa yang hadir dalam pertemuan itu.

Darba mengatakan, persoalan bukan hanya pada sepinya penumpang, banyaknya mobil bak terbuka yang beroperasi mencari mencari penumpang, juga  semakin “melumpuhkan”  sekaligus  menjadi pesaing yang semakin menenggelamkan keberadaan angkutan pedesaan. Terhadap hal itu, Darba dan pengurus Organda lainnya, meminta Suastika bisa mencarikan solusi dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Kami berharap Pak Ketua bisa mencarikan solusi atas masalah yang kami hadapi saat ini, terutama pada angkutan pedesaan desa  yang semakin tercekik karena himpitan jaman,” katanya.

Sementara itu, didaulat menjadi Dewan Petimbangan Organda Karangasem, Suastika  menyampaikan apresiasinya. Kendati demikian  karena masih menjadi orang baru dalam organisasi tersebut, pihaknya meminta banyak masukkan  agar bisa  embggeliatkanOrganda  seperti masa lampau.

“Organda juga menjadi bagian dari penyumbang PAD, karena itu tahap demi tahap  akan kami tata sehingga kedepannya bisa  lebih menggeliat lagu,” ucap Suastika.

Pada kesempatan itu Suastika juga meminta pengurus Organda untuk melakukan pendataan mobil angkutan pedesaan yang masih aktif. Hal itu dilakukan, karena pihaknya menemukan bayak mobil angkutan  pedesaan yang sudah hilang, namun trayeknya  masih tetap ada.

“Kita awali dulu dengan pendataan mobil angkutan pedesaan yang masih aktif lengkap dengan trayek yang dimiliki. Setelah itu baru kita melangkah ke hal yang lain,” pungkas Suastika. (tio/bfn)

Exit mobile version