Klungkung Gelar Musrenbang RP JMD 2018-2023.

banner 120x600

________________________________________________________________________________

KLUNGKUNG – Untuk mempercepat derap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di kabupaten Klungkung Pemkab Klungkung terus bergerak cepat. Pemkab Klungkung menyikapi dengan menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(Musrenbang RP JMD) Tahun 2019 – 2023. Kegiatan penting RP JMD ini dilaksanakan Rabu(10/4/2019) bertempat di Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Klungkung Nyoman Suwirta sekaligus membuka kegiatan Musrenbbang RP JMD 2018 -2023 tersebut,Kepala Bappedalitbang Propinsi Bali IKA Putra ,Majelis Pertimbangan Litbang Klungkung AA Wisnu Murti,Wakil Ketua DPRD Nengah Arianta,Sekda Putu Gde Winastra,disamping unsur forum pimpinan Daerah Kabupaten Klungkung. Adapun peserta kegiatan dari seluruh unsur OPD serta perwakilan masyarakat serta LSM se Kabupaten Klungkung.

Kepala Bapeddalitbang Propinsi Bali IKA Putra menyebutkan 6 bulan setelah Bupati dan wabup Klungkung dilantik, tepatnya 16 Juni 2019 Perda RP JMD 2018 -2023 harus sudah disahkan.” Musrenbang bukan seremonial semata itu adalah amanat UU yang harus dilaksanakan dan dikawal hingga tuntas ,” terang IKA Putra.Menurutnya kegiatan RP JMD Klungkung 2018 – 2023 ini sebaiknya disusun dan digodog secara matang untuk mensinergikan dengan masa Jabatan Bupati KLungkung dan Wabup Klungkung .Hal itu agar sinergi pelaksanaan Pembangunan yang dicanangkan pasangan pimpinan daerah bisa diakomodir dalam implementasi pelaksanaan dan perencanaan RP JMD tersebut.

Sementara itu Bupati KLungkung Nyoman Suwirta dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan Musrebang RP  JMD 2018 – 2023 ini diharafkan semua pihak baik dari unsur OPD yang hadir serta wakil masyarakat baik dari unsur Forum Perbekel,Forum LSM maupun unsur PHDI dan Desa Pekraman bisa memberikan masukan yang bermanfaat demi terwujudnya  hasil yang diharafkan dari Musrenbang RP JMD 2018 – 2023 ini. Lebih jauh Bupati menyinggung masalah pengentasan kemiskinan yang harus tuntas seperti tercapainya program bedah rumah dimasing masing Desa. Termasuk program pemberangkatan angkatan kerja secara gratis di Kapal pesiar. “ Saya yakin jika para lulusan perhotelan yang sudah disaring dengan baik akan menghasilkan tenaga kerja yang baik. Saya yakin dua bulan setelah mereka berangkat dikapal pesiar akan nampak perubahan kehidupan keluarga mereka bisa keluar dari garis kemiskinan,”jelas Bupati Suwirta.

Dirinya minta kepada OPD terkait yang membidangi bantuan biaya ngaben untuk warga masyarakat hendaknya dihitung secara detil dan seksama ,dana nantinya 50 persen dari pembiayaan pengabenan tersebut bisa dibantu Pemkab Klungkung. “ Saya minta untuk kordinasinya silahkan cari tukang banten agar harganya rasional. Jangan sampai harga pejati 2 juta jelas itu tidak proporsional ya jika dikasi harga 50 ribu ya masih bisa diterima,”ujar Bupati Suwirta memberikan acuan.(ana/ani)