Komisi IV DPRD Karangasem Sidak RSUD, Dorong Peningkatan Layanan agar Mampu Bersaing dengan RS Swasta

komisi-iv-dprd-karangasem-sidak-rsud-dorong-peningkatan-layanan-agar-mampu-bersaing-dengan-rs-swasta
Komisi IV DPRD Karangasem melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem pada Kamis (8/1/2026).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Komisi IV DPRD Karangasem melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem pada Kamis (8/1/2026). Sidak ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus dorongan agar RSUD Karangasem mampu bersaing dengan rumah sakit swasta yang ada.

Dalam sidak tersebut, Komisi IV meninjau langsung sejumlah unit pelayanan, mulai dari poliklinik hingga sarana pendukung lainnya. Dari hasil pemantauan, terdapat beberapa catatan penting yang menjadi perhatian dewan, di antaranya terkait ketersediaan alat kesehatan serta kedisiplinan dokter spesialis yang bertugas di poliklinik. Pasalnya, Komisi IV mengaku beberapa kali menerima keluhan masyarakat terkait ketidakhadiran dokter spesialis sesuai jadwal.

Ketua Komisi IV DPRD Karangasem, I Wayan Sudira, menegaskan pentingnya kedisiplinan dokter, khususnya dokter spesialis, karena menjadi salah satu faktor utama penilaian masyarakat terhadap mutu pelayanan rumah sakit.

“Kami menghimbau agar dokter bertugas sesuai dengan jadwal, terutama di poliklinik agar selalu ada dokter spesialis. Harapan masyarakat tentu ketika berobat bisa langsung ditangani oleh dokter spesialis,” ujarnya usai berkeliling di RSUD Karangasem.

Ia menambahkan, dengan meningkatnya kedisiplinan dan kehadiran dokter spesialis secara konsisten, pelayanan RSUD Karangasem diyakini akan semakin baik. Hal tersebut diharapkan mampu mematahkan anggapan sebagian masyarakat yang selama ini menilai pelayanan rumah sakit swasta lebih unggul, padahal dokter yang bertugas sejatinya juga berasal dari tenaga medis yang sama.

Sementara itu, Direktur RSUD Karangasem, dr. Putu Angga Wirayogi, tidak menampik masih adanya sejumlah keterbatasan yang dihadapi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Ia mengakui RSUD Karangasem masih perlu banyak pembenahan, terutama dari sisi fasilitas dan ketersediaan alat kesehatan.

Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat kekurangan pada beberapa alat kesehatan penting seperti CT scan, alat cuci darah, hingga keterbatasan ruang operasi. Kondisi ini tentu berdampak pada optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

“Kami memang masih banyak kekurangan. Kami berusaha semampu dan secepatnya untuk berbenah, terutama terkait ketersediaan alat dan fasilitas lainnya. Beberapa alat kesehatan yang kurang sudah kami usulkan dan kami berharap ke depan bisa mendapat dukungan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihak manajemen RSUD Karangasem berharap Komisi IV DPRD Karangasem dapat terus mengawal dan mendorong penganggaran, sehingga kekurangan-kekurangan tersebut dapat dipenuhi secara bertahap. Dengan dukungan tersebut, pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan semakin meningkat dan merata.

Terkait kedisiplinan dokter spesialis, Wirayogi menegaskan bahwa dokter spesialis merupakan ujung tombak pelayanan di RSUD Karangasem. Ia menyebut pihaknya telah berulang kali menggelar rapat bersama tenaga medis, termasuk dokter spesialis, guna menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

“Kami sudah beberapa kali mengadakan rapat untuk menekankan soal kedisiplinan ini, dan saya rasa sekarang sudah mulai ada perubahan,” tandas pria asal Rendang tersebut.

Melalui sidak ini, Komisi IV DPRD Karangasem berharap RSUD Karangasem dapat terus berbenah, baik dari sisi pelayanan, sumber daya manusia, maupun fasilitas penunjang, sehingga ke depan mampu memberikan layanan kesehatan yang prima dan bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta demi kepentingan masyarakat Karangasem. (ger/bfn)