Gubernur Koster
Denpasar – Gubernur Bali I Wayan Koster ingin tranportasi Pariwisata Bali punya standar khusus. Ini dikemukakan Koster kepada jajaran pengurus DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bali, Senin (4/3) siang di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar. “Tidak hanya standar kendaraan yang bagus, sopir pariwisata juga harus punya standar,” ujarnya. diantaranya pelayanan yang bagus dan juga punya etika terhadap tamu. Karena mereka mereka ini bisa menjadi wajah pariwisata Bali.
Koster yang asal Singaraja mengakui kalau tranportasi pariwisata di Bali belum tertata dengan baik. Regulasi juga belum ada.
“Padahal jika ditangani dan punya regulasi yang jelas, jasa transportasi ini bisa jadi simbol keramah tamahan pariwisata Bali. Bisa jadi ciri khas yang turut menjadi keindahan Pulau Bali di mata dunia internasional. Seperti ini ‘lho Bali, yang ramah, teratur dan disiplin,” tukas Koster.
Untuk itu dirinya sedang menyusun kebijakan untuk meregulasi hal tersebut antara lain standarisasi kelayakan, kenyamanan dan umur kendaraan pariwisata, termasuk juga mengatur desain dan interior kendaraan agar menunjukkan ciri khas budaya Bali.
“Harus ada branding tersendiri untuk Bali,” imbuhnya.
Dalam pertemuan tersebut, Koster menyatakan akan mengambil sikap terhadap keluhan Organda Bali terhadap kendaran luar Bali yang beroperasi sebagai kendaraan pariwisata bahkan beroperasi menetap di Bali.
“Akan kita tertibkan. Pokoknya yang ilegal-ilegal akan kita tertibkan. Apalagi yang seperti itu bisa menggerus angkutan lokal kita,” tegasnya.
Ketua DPD Organda Bali Ketut Eddy Dharma Putra membenarkan kondisi tersebut. bahkan diakui banyak keluhan terkait kondisi tranportasi di Bali. (













