Lagi Dampingi Tim, Teco Ingin PSIS Jadi Korban

lagi-dampingi-tim-teco-ingin-psis-jadi-korban
Pemain Bali United siap tempur saat melawan PSIS. Foto : bfn/baliutd.com
banner 120x600

DENPASAR, Balifactualnews.com – Keinginan Bali United untuk bisa mengakhir kompetisi Liga 1 paruh musim dengan menjadi juara grup kini peluangnya sangat kecil. Hal ini karena skuad Serdadu Tridatu dalam dual aga terakhir menderita kekalahan. Kini melawan PSIS Semarang pada penutup putaran I, di Stadion Manahan, Solo, Kamis (22/12/2022) malam dijadikan jembatan menuju posisi 5 besar alias harus menang melawan PSIS Semarang.

Ya, kini arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra come back setelah bebas dari akumulasi kartu yang dideritanya dan harus absen saat Bali United melawan PSS Sleman beberapa hari lalu. Kini Teco semakin semangat dan berharap melawan PSIS Semarang bisa menghadirkan tiga poin kembali.

“Senang bisa kembali lagi dan lebih dekat dengan pemain. Besok (Kamis hari ini) pasti lebih bagus dan kami berharap tiga poin bisa didapat lagi,” terang Teco Cugurra saat pre match press conference, Rabu (21/12/2022).
Arsitek asal Brazil itu ingin menutup tahun dengan kemenangan. Artinya di pertandingan terakhir BRI Liga 1 putaran pertama ini, tiga poin sangat berpengaruh di papan klasemen. Paling tidak dengan mengatasi PSIS, jaminan di posisi empat bisa dikunci. Itu jika Bali United menang dan tiga tim di atasnya (Borneo, PSM, dan Madura United) menang juga. Tapi bisa saja Serdadu Tridatu merangsek ke papan atas andai kata ketiganya keok atas lawan-lawannya. Semua masih bisa terjadi, bahkan Bali United bisa turun ke posisi lima jika kalah lagi dan Persija (peringkat 5 sementara) menang atas PSS Sleman di partai terakhir. “Target manajemen lima besar,” terang Teco.

Hanya saja saat melawan PSIS Semarang, Teco kehilangan bek subur William Pacheco yang absen karena mendapat kartu merah saat melawan PSS Sleman lalu. Stok bek Bali United memang banyak, namun melihat jadwal yang sangat padat ini, tidak menjamin semuanya fit.
Apalagi dalam lima pertandingan terakhir yang dijalani, gawang Bali United hanya sekali meraih clean sheet saat berhadapan dengan Bhayangkara FC. Selebihnya selalu dibobol minimal dengan satu gol dan paling banyak tiga gol. Ini tentu menjadi perhatian serius Teco Cugurra untuk menunjuk pemain bertahan yang benar-benar prima dan cekatan dalam menghalau serangan lawan. “PSIS punya pemain yang kualitasnya bagus. Pemain lokal dan asing di sana kualitasnya merata, jadi kami harus ekstra waspada,” demikian Teco. (ena/bfn)