Langgar Aturan Bencana, Pembangunan Gedung UKS SMPN 3 Bebandem Dipindah

langgar-aturan-bencana-pembangunan-gedung-uks-smpn-3-bebandem-dipindah
Pembangunan Gedung UKS SMPN 3 Bebandem sebelum dipindah ke sisi selatan areal sekolah
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem, akhirnya memindahkan pembangunan gedung UKS dan gedung Lab Komputer SMPN 3 Bebandem dari posisi semula, yakni dari sisi timur dekat bantaran sungai Embah Api, kini   digeser  ke sisi selatan areal sekolah.

Pemindahan  dilakukan, karena kajian konsultan perencanaan dinilai nyaplir. Pasalnya dua gedung itu awalnya direncanakan dibangun di sisi timur areal sekolah–dekat bantaran sungai Embah Api. Hasil kajian dari ITB  areal sekolah SMPN 3 Bebandem masuk rawan bencana banjir bandang karena aliran sungai yang ada di sisi timur berhulu Gunung Agung.

Bukan sekadar mengkaji, pihak ITB juga merekomendasikan agar SMPN 3 Bebandem  yang berlokasi di Desa Buana Giri  untuk direlokasi. Alasannya, SMPN 3 Bebandem berada dalam zona rawan bencana.

Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, I Wayan Sutrisna, mengatakan,  proyek gedung UKS dan Lab Komputer  SMPN 3 Bebandem itu dibangun untuk melengkapi fasilitas sekolah. “Prosesnya cukup panjang. Pembangunan dua unit gedung ini diajukan sebelum terjadinya bencana longsor  akibat diterjang banjir bandang aliran sungai Embah Api, beberapa waktu lalu,” ucap Sutrisna.

Konsultan, kata Sutrisna, membuat perencanaan pembangunan gedung UKS dan Lab Komputer itu jauh sebelum areal sisi timur SMPN 3 Bebandem longsor akibat tergerus aliran sungai Embah Api. “Hasil koordinasi yang kami lakukan, disepakati pembangunan gedung UKS menggunakan anggaran DAK 2023, dipindah ke sisi selatan areal sekolah dekat gedung Lab Komputer. Kesepakatan ini tercapai karena pembangunan proyek tersebut baru pada tahap pemasangan pondasi,” jelasnya.

Sekadar diketahui, proyek pembangunan gedung UKS seluas 8 x 6 meter itu awalnya dibangun  sekitar 7 meter dari bantaran sungai Embah Api ( sisi timur areal sekolah) yang memiliki kedalaman sekitar 30 meter. Posisinya, sejajar dengan dua bangunan yang telah dikosongkan, karena muncul retakan pasca longsor. (dev/tio/bfn)