KARANGASEM, Balifactualnews.com — Gangguan serius mengancam pasokan air bersih di Kabupaten Karangasem. Kebocoran pipa transmisi Telaga Waja di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Senin (30/3), berpotensi menyebabkan lima kecamatan mengalami kekurangan air.
Lima wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Karangasem, Bebandem, Manggis, Abang, dan Kubu. Distribusi air bersih ke ribuan pelanggan di kawasan tersebut kini berada dalam kondisi tidak menentu.
Direktur Utama Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem, I Komang Haryadi Parwata, mengungkapkan kebocoran diduga dipicu oleh tingginya tekanan air pada pipa transmisi.
“Indikasinya karena tekanan air yang cukup tinggi. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan UPTD Telaga Waja agar perbaikan bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, PDAM langsung menginstruksikan seluruh unit pelayanan untuk menyampaikan informasi kepada pelanggan. Warga diminta segera menampung air selagi aliran masih tersedia.
“Kami belum bisa memastikan kapan perbaikan selesai. Tapi kami dorong agar prosesnya secepat mungkin, karena masyarakat sangat bergantung pada pasokan air ini,” tegasnya.
Selama perbaikan berlangsung, PDAM juga menyiapkan skema darurat berupa distribusi air bersih menggunakan mobil tangki. Namun, layanan ini diakui belum bisa menjangkau seluruh wilayah, terutama daerah yang sulit diakses kendaraan.
“Kami tetap upayakan dropping air bagi pelanggan yang membutuhkan, meski memang ada keterbatasan akses di beberapa lokasi,” jelas Parwata.
Gangguan ini dipastikan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kegiatan ekonomi sehari-hari. PDAM pun berharap proses perbaikan dapat segera rampung agar distribusi air kembali normal. (tio/bfn)













