Mengisi Cuti Lebaran, Bupati Gede Dana Keliling Dusun Terpencil dan Menginap Di Rumah Warga Miskin

Serap Aspirasi Warga dan Berikan Bantuan

mengisi-cuti-lebaran-bupati-gede-dana-keliling-dusun-terpencil-dan-menginap-di-rumah-warga-miskin
Bupati Gede Dana saat keliling mengunjungi rumah warga miskin, Senin(24/4/2023)
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com –  Mengisi cuti Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Bupati Karangasem I Gede Dana tidak tinggal diam saja. Orang nomor satu di Karangasem itu malah keliling ke dusun dusun terpencil di Kabupaten yang dipimpinnya.

Di beberapa rumah warganya yang berpenghasilan rendah, Gede Dana juga sempat menginap. Hal itu dilakukannya untuk mengetahui sendiri kondisi warganya.

Di salah satu rumah warga kurang mampu tempat menginap Bupati Gede Dana adalah warga Banjar Dinas  Bukit Catu,  Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Dirumah sangat sederhana atau bisa dibilang hanya sebuah gubuk berukuran 4X3 meter tersebut, adalah milik Ketut Mardika yang tinggal bersama istri dan istri dan kedua orang anaknya .

Baca Juga : Ganjar Pranowo Sah Capres PDIP, Bandul Politik Mulai Bergerak

“saya benar benar sangat kaget dikunjungi bapak Bupati, dan beliau berkenan menginap di gubuk saya ini,” kata Mardika penuh haru saat Bupati Gede Dana ada di rumahnya pada Senin(24/4/2023).

Gede Dana datang ke  gubuk Mardika yang hanya beratapkan genteng.  lantai masih dari tanah dengan dinding berbahan bedeg (anyaman bambu) bahkan menjadi satu dengan dapurnya, terlihat mengenakan kamben sarung dan jaket merah khas kamben yang biasa digunakan sag proklamator negeri ini, Bung Karno.

Bahkan warga Banjar Bukit Catu juga seakan tak percaya, Bupati Karangasem I Gede Dana yang dating secara tiba tiba itu bahkan langsung mwnyatakan ingin menginap di rumah warga tidak layak huni tersebut.

Gede Dana mengunjungi rumah Mardika dengan menyusuri akses jalan yang rusak parah. Tiba di rumah Mardika, Bupati Gede Dana hanya diterima oleh istrinya dan beberapa kerabatnya dan langsung menyerahkan bantuan paket sembako.  Sedang Mardika masih bekerja memasang sanggah paras taro di wilayah Kecamatan Abang.

Menginap di rumah warga kurang mampu atau miskin, sampai saat ini Bupati Gede Dana sudah yang ke-14 kalinya dan  menjadi tradisi yang dilakukan Gede Dana saat masih menjadi anggota DPRD Karangasem hingga  sekarang sebagai Bupati Karangasem.

Melihat rumah Mardika yang memang sangat tidak layak huni, Bupati Gede Dana berjanji akan berupaya memperjuangkan untuk memberikan bedah rumah.  Itu dilakukan agar Mardika dan keluarganya  bisa miliki rumah yang cukup layak.

“Saya juga mendengar langsung aspirasi yang disampaikan masyarakat. Mereka meminta adanya perbaikan jalan menuju banjar Dinas Bukit Catu hingga ke wilayah Bakung yang memang puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan. Saya juga sudah melihat kondisi jalan yang ada dengan menaiki sepeda motor bersama warga. Kondisi jalan yang dilalui memang benar-benar rusak parah,” ungkapnya kepada awak media.

 Baca Juga : Aksi Sosial Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Menyapa dan Berbagi di Kabupaten Karangasem

Terkait akses jalan Bukit  Catu hingga Bakung yang rusak itu, Gede Dana mengatakan, tahun ini (2023) pemerintah daerah baru bisa merancang untuk melakukan pengaspalan di sepanjang 1 kilometer. Sisanya, rencananya akan dilakukan di tahun 2024 mendatang.

“Akses jalan ini sangat vital, selaian sebagai akses ekonomi masyarakat, juga menjadi akses pendidikan, karena anak-anak kalau sekolah harus berjalan kaki sepanjang 3 kilometer,” tegas Gede Dana.

Sementara itu, Kelian Dinas Bukit Catu, I Made Kari, mengatakan, akses jalan ke Bukit Catu telah rusak sejak puluhan tahun. Agar bisa dilewati, warga bergotong royong dan urunan untuk sekedar menambal jalan yang rusak. Made Kari sangat berharap jalan ini bisa di hotmix agar akses jalan ekonomi masyarakat bisa lancer. (ger/bfn)

https://balifactualnews.com/aksi-sosial-ketua-tim-penggerak-pkk-provinsi-bali-menyapa-dan-berbagi-di-kabupaten-karangasem