Metode Belajar Klasikal, Solusi bagi SD dan SMP yang Kesulitan Mendapat Siswa Baru

metode-belajar-klasikal-solusi-bagi-sd-dan-smp-yang-kesulitan-mendapat-siswa-baru
Kepala Disdikpora Karangasem I Wayan Sutrisna
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Metode Belajar Klasikal adalah solusi yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem bagi sekolah SD dan SMP yang kesulitan mendapat siswa baru tahun ajaran baru 2023.

Metode klasikal yakni pola pembelajaran yang dilaksanakan  secara bersama  dalam 1 kelas. Metode ini bisa diterapkan sesuai yang dianjurkan kurikulum merdeka. Sehingga guru bisa melakukan  pendekatan ke siswanya. Hal itu disampaikan Kepala Disdikpora Karangasem, Wayan Sutrisna, saat ditemui media ini, Jumat(4/8/2023).

Dikatakan Sutrisna, kesulitan mendapatkan siswa baru sebagaimana yang dialami SDN 8 Subagan, Kelurahan Subagan, Karangasem, sangat cocok diterapkan. Pihaknya juga telah emlakukan koordinasi dan rapat memnahas hal itu.

“Metode Klasikal ini dilaksanakan  secara bersama  dalam 1 kelas. Metode ini kita sudah melakukan koordinasi dan rapat terkait beberapa sekolah yang kekurangan siswa. Dan disepakati  menerapkan metode klasikal dikelas,”ungkap Sutrisna. 

Tidak hanya SDN 8 Subagan yang hanya mendapat 5 siswa baru, hal serupa juga dialami SD di Muncan  dan SD di kelurahan Karangasem. di beberapa SD Negeri di Kabupaten Karangasem bahkan tidak mendapatkan peserta didik baru. Padahal pendaftarannya  sudah di tutup beberapa minggu. Diantaranya SD Negeri 10 Karangasem, Kelurahan Karangasem dan SD N 6 Muncan, Kec. Selat. Sedangkan SD Negeri 8 Karangasem hanya dapat 5 orang siswa. (ger/bfn)