Minyak Goreng Langka, Ketua DPRD Karangasem Imbau Masyarakat Tak Perlu Panic Buying

banner 120x600

*Pemerintah Sudah lakukan Antisipasi, Stok Minyak Goreng di Karangasem Cukup.

Ketua DPRD kabupaten Karangasem, I Wayan Suastika.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Sejak sepekan terakhir, masyarakat Karangasem banyak yang memburu minyak goreng kemasan bersubsidi berbagai merek, baik yang dijual di pasar modern maupun di toko modern. Akibatnya minyak goreng kemasan mengalami kelangkaan. Subsidi yang diberikan pemerintah pusat itu menyebabkan harga minyak goreng dipasaran langsung turun menjadi Rp. 14.000 perliter yang awalnya seharga Rp. 22.000 perliternya.

Terjadinya panic buying, dimana masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan terhadap komoditas minyak goreng karena ketakutan tiba-tiba akan kekurangan atau kenaikan harga, terkait hal itu menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Suastika. Dikatakannya, atas turunnya harga karena ada subsidi dari pemerintah terhadap harga minyak goreng, masyarakat diharapkan tidak langsung panic.

Pihaknya juga menghimbau pemerintah dalam hal ini Dinas terkait agar segera melakukan langkah-langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan minyak goreng bersubsidi tersebut. Namun ia meyakini, stok minyak goreng baik di pasar modern maupun di toko-toko modern masih cukup.

“Tentu pemerintah akan sangat menaruh perhatian terhadap hal-hal seperti ini. Intinya masyarakat tidak perlu panic terhadap ketersediaan minyak goreng dipasaran. Kami harap masyarakat tidak panic buying, “ terang Suastika kepada media ini, Rabu(26/1/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem, I Gede Loka Santika saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya pada Selasa (25/1) kemarin langsung melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional, pasar modern maupun ke toko modern yang ada di Karangasem. Salah satunya yakni ke Indomaret, di Jalan Ngurah Rai, Amlapura.

Loka Santika menambahkan, tidak ada kelangkaan minyak goreng di pasaran. Terbukti di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern stok minyak goreng relatif banyak. Namun memang sampai saat ini banyak pedagang yang masih menjual dengan harga lama.

“Kami sudah melakukan sidak ke baik ke pasar modern dan toko juga modern. Untuk di toko, minyak goreng tetap ada namun pembeliannya terbatas, hanya 1 struk 1 liter. Dan harganya sesuai HET yakni Rp. 14.000. Untuk harga di pasar  mulai hari ini harganya diseragamkan menjadi Rp.14. 000 per liternya, “ jelasnya. (ger/bfn)