Misi FAJI Bali Raih 4 Emas PON XXI/2024

misi-faji-bali-raih-4-emas-pon-xxi-2024
Ketua Umum Pengprov FAJI Bali, DR. Ketut Subadra. (Foto : bfn/ist)
banner 120x600

DENPASAR,Balifactualnews.com – Meski tergolong cabang olahraga (cabor) yang baru masuk sebagai anggota KONI Bali yakni arung jeram telah memancang misi meraih 4 medali emas pada PON XV/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) nantinya. 4 emas itu target dari 16 medali emas yang diperebutkan nantinya di hajatan olahraga multi even empat tahunan tersebut.

Misi penting itu menjadi misi dan visi Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bali, I Ketut Subadra yang bakal dilantik kepengurusannya pada Jumat (9/12/2022). Empat emas itu diincar pada kategori putra di regu empat (R4) serta regu enam (R6). “Potensi untuk emas itu sudah ada. Bali meski pengprov nya paling muda tapi memiliki potensi besar meraih medali di PON nanti,” kata Subadra di KONI Bali, Kamis (8/12/2022)

Namun sebelum merealisasikan tekad itu melalui perjuangan keras, FAJI Bali bakal mempersiapkan dulu atletnya untuk turun di pra-PON digelar pada September 2023 mendatang. Bali sendiri di pra-PON berada di zona II bersama Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB serta NTT. Sementara untuk Pra-PON itu ada tiga zona yakni zona I meliputi Pulau Sumatera serta sebagian provinsi di Pulau Jawa, serta zona III yakni Pulau Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

“Kami sudah mengikuti Kejuaraan Nasional Arung Jeram baru-baru ini namun kami masih hanya turun di satu nomor saja. Tapi itu setidaknya sudah pengalaman positif yang bisa kami ambil,” terang Subadra.
Berangkat dari semua itu pengurus Pengprov FAJI Bali setelah dilantik nantinya untuk masa bhakti 2022 – 2026, pihaknya bakal fokus utamanya untuk membentuk kepengurusan di kabupaten dan kota di Bali yang masih minim. Saat ini masih ada tiga pengkab saja yang sudah terbentuk yakni Badung, Karangasem dan Gianyar.

Dijelaskannya pria yang terpilih sebagai Ketua Umum secara aklamasi pada Musprov FAJI Bali pada 3 November 2022 lalu, segera akan membentuk kepengurusan lagi di daerah. “Keinginan kami menambah dua pengkab lagi yakni Pengkab FAJI Klungkung dan Buleleng. Tujuannya agar potensi atlet arung jeram bisa bertambah nantinya. Dan ini juga saran dari KONI Bali agar minimal ada lima kepengurusan di Bali,” tutup Subadra. (ena/bfn)