Pasca Temuan Kasus Rabies, DP3 Eliminasi 296 Anjing di Desa Ban

Juga Lakukan Vaksinasi  Massal 

pasca-temuan-kasus-rabies-dp3-eliminasi-296-anjing-di-desa-ban
Petugas dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem saat melakukan vaksinasi massal di Desa Ban, Kecamatan Kubu
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Karangasem terus menggencarkan vaksinasi massal  dan eliminasi  selektif anjing liar di Desa Ban, Kecamatan Kubu. Vasiknasi dan eliminasi anjing liar dilakukan karena di desa tersebut sempat ditemukan ada satu kasus rabies hingga memakan satu korban jiwa.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah, Kamis (13/7), mengatakan vaksinasi dan eliminasi selektif   untuk anjing liar dilakukan, guna mencegah meluaskan kasus rabies.

“Sampai hari ini vaksinasi  anjing di Desa Ban Sudah tuntas.  Dari 2.660 populasi anjing yang ada disana, kami berhasil melakukan eliminasi sebanyak 296 ekor anjing. Selama pelaksanaan vaksinasi dan eliminasi kami didampingi Kadus dan Perbekel Desa Ban, Bhabinkamtibmas,  Babinsa dan pihak terkait lainnya,” ungkap Siki Ngurah.

Siki Ngurah mengatakan, anjing yang dieliminasi rata-rata usianya sudah tua dan tidak ada pemiliknya.  Eliminasi  tak hanya berlaku pada anjing liar,  masyarakat yang memelihara anjing lebih dari 5 ekor  sebagian juga dieliminasi dan sudah mendapatkan persetujuan dari pemiliknya.

“Populasi anjing di Desa Ban mengalami peningkatan. Data awal jumlah anjing di Desa Ban sebanyak 2.200 ekor.  Tapi setelah kami lakukan penelusuran  populasinya mengalami peningkatan menjadi 2.660 ekor,” ungkap Siki Ngurah.

“Vaksinasi anjing di Desa Ban memang sudah tuntas, tapi  petugas Puskeswan kami di Kecamatan Kubu tetap melakukan penyisiran. Jika ditemukan ada anjing yang belum divaksinasi akan langsung dilakukan di vaksinasi. Saat ini kami masih memiliki stok vaksin sebanyak 4.262 dosis,”  tandas Ngurah.

Sementara  itu, berdasarkan data yang diperoleh sejak bulan Januari hingga Juli 2023 jumlah kasus gigitan anjing di Kabupaten Karangasem mencapai 784 kasus.  Dari jumlah tersebut  sebanyak 62 kasus gigitan dinyatakan positif rabies.  (tio/bfn)