PDIP Klungkung Kembali Berjaya

banner 120x600

________________________________________________________________________________

KLUNGKUNG – Dibawah Ketua DPC AA Gede Anom, PDIP Klungkung kembali Berjaya. Partai moncong putih ini berhasil memerahkan Klungkung. Padahal tantangan PDIP di Klungkung tidaklah mudah. Harus melawan partai penguasa seperti Gerindra yang punya Bupati dan Wakil Bupati serta punya Ketua DPRD. Namun sikap pantang menyerah di tunjukan kader kader partai besutan Megawati ini.

Dengan kemenangan di Klungkung PDIP benar benar berhasil memerah totalkan Bali. Karena di Karangasem sendiri dipastikan juga sebagai pemenang Pileg adalah PDIP. Selama ini hanya Klungkung dan Karangasem yang masih kalah dan belum dikuasai PDIP, kali ini pertahanan Gerindra di Klungkung dan Golkar di Karangasem bobol.

“Ini karena kerja keras kita bersama… semua kader kompak,” ujar AA Gede Anom yang juga mantan Ketua DPRD Klungkung. Kali ini Gung Anom panggilan AA Gede Anom hampir pasti akan di plot sebagai Ketua DPRD kembali di Bumi Srombotan.

Sementara itu ditemui dirumahnya Ketua PDIP Klungkung A.A.Gde Anom menyatakan rasa senangnya, dengan kemenangan PDIP adalah kemenangan masyarakat Klungkung. Untuk itu dirinya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Klungkung dengan telah memberikan kepercayaan kembali kepada PDIP Klungkung.

“Selama ini kami dipacu oleh kepemimpinan PDIP Bali Bapak I Wayan Koster yang juga selaku Gubernur Bali. Untuk itulah kami harus mampu menterjemahkan niat beliau agar PDIP Klungkung bangkit kembali, dan hari ini kita telah buktikan,” terangnya dengan senyum sumringah.

Menurutnya berdasarkan hasil perhitungan sementara suara internal, PDIP tampil sebagai pemenang  di Gumi Serombotan dengan merebut 10 dari total 30 kursi DPRD Klungkung hasil Pileg 2019 dengan mampu menggusur  Partai Gerindra maupun yang lainnya.

Disamping itu Partainya juga mampu meloloskan 10 orang wakilnya sebagai calon anggota DPRD Klungkung yang baru nanti. Partai PDIP Klungkung juga mampu meloloskan 2 orang kader Partainya di tingkat Provinsi Bali antara lain Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, SE dan Cok Gde Agung.

Lebih jauh menurutnya, Setelah jatuh di Pileg 2014, kini PDIP Klungkung bangkit merebut peta perpolitikan di Klungkung dalam Pileg 2019, dengan mendominasi 10 kursi DPRD Klungkung.

“Berdasarkan penghitungan sementara di internal yang datanya baru masuk 83 persen, PDIP dapat 10 kursi DPRD Klungkung,” ujar tambahnya.

Hanya saja, Gung Anom sejatinya enggan merinci siapa saja caleg PDIP yang lolos kursi DPRD Klungkung di Pileg 2019. Namun, berdasarkan data yang dihimpun, menurutnya ada 10 caleg PDIP yang lolos ke DPRD Klungkung ini tersebar di seluruh 4 daerah pemilihan (Dapil)

Mereka masing-masing AA Gde Anom (new comer mantan Ketua DPRD Klungkung 2009-2014 dari Dapil Dapil Klungkung), Ni Ketut Sukarni (new comer/Dapil Kecamatan Klungkung), Komang Sutama (new comer/Dapil Kecamatan Klungkung), Nengah Ariyanta (Dapil Dawan), I Nengah Ari Pryadnya (Dapil Dawan), Sang Nyoman Putrayasa (Dapil Banjarangkan), Ida Bagus Ketut Arimbawa (Dapil Banjarangkan), I Made Satria (Dapil Nusa Penida), Wayan Misna (Dapil Nusa Penida), dan Ni Ketut Suwerni (Dapil Nusa Penida).

AA. Gde Anom berencana setelah seluruh Anggota DPRD hasil Pileg dan Pilpres serentak 2019 ini dilantik, dirinya bakal selalu melakukan sinergi dengan pihak Eksekutif.

“Karena kita legislatif adalah mitranya eksekutif. Karena itu jika ada program eksekutif yang pro rakyat kita pasti akan mendukung program tersebut, sebaliknya jika ada hal yang kuramng pas kita akan koreksi,” ujarnya tegas.

Dengan direbutnya kembali Klungkung, maka PDIP praktis kembali membuat Bali merah total, sebagaimana hasil Pileg 1999, 2004, dan 2009. Sebab, 7 kabupaten/kota lainnya di Bali juga telah dikuasai PDIP, yakni Badung, Denpasar, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Bangli, dan Gianyar.

Sementara dari sumber di PPK seluruh Klungkung disebutkan, sang juara bertahan Gerindra diprediksi hanya akan kebagian 7 kursi DPRD Klungkung dalam Pileg 2019.

Gerindra masih berpeluang dapat tambahan 1 kursi lagi, jika Partainya Prabowo ini berhasil mengungguli persaingan perolehan angka ketat dengan PKS. Sedangkan Golkar, Hanura, dan NasDem masing-masing kebagian 3 kursi DPRD Klungkung. Satu kursi lagi jatuh ke tangan Perindo jika berhasil menggusur Gerindra, PKS bakal menyodok mendapatkan 1 kursi.

Sebagai gambaran, Saat Pileg 2014 lalu, Gerindra secara mengejutkan tampil sebagai juara di Klungkung dengan merebut 8 kursi DPRD Klungkung 2014-2019. Saat itu, PDIP terpelanting ke posisi kedua dengan 7 kursi DPRD Klungkung, disusul Hanura (5 kursi), Golkar (4 kursi), Demokrat (3 kursi), PKPI (2 kursi), dan NasDem (1 kursi). Posisi Ketua DPRD Klungkung pun direbut I Wayan Baru dari Gerindra saat itu.(ana/ani)