Pemkab Karangasem Targetkan Perbaikan Jalan Sepanjang 34,524 Kilometer Tahun 2023

Jalan di Kecamatan Kubu Sudah Masuk Daftar Antrean

pemkab-karangasem-target-perbaikan-jalan-sepanjang-34524-kilometer-tahun-2023
Ruas jalan dan infrastruktur yang sudah dilakukan perbaikan oleh Pemkab Karangasem
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem menargetkan perbaikan jalan sepanjang 34,524 Kilometer di tahun 2023 ini. Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Karangasem yang mengalami kerusakan terus dikebut. Sementara perbaikan jalan di Kecamatan Kubu, sudah masuk daftar antrean.

Daftar antrean diberlakukan karena masih terkendala anggaran yang dipastikan tidak memungkinkan bisa memperbaiki seluruh jalan rusak sekaligus karena terbatasnya anggaran. Apalagi, anggaran yang dimiliki Pemkab tidak terfokus hanya pada perbaikan jalan melainkan ada juga pos-pos lainnya yang harus diutamakan, terutama di beberapa dinas yang memerlukan anggaran untuk kegiatan lebih urgensi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karangasem, Wedasmara saat diwawancarai, Sabtu (13/5) mengungkapkan, perbaikan jalan dan jembatan di Kabupaten sudah menjadi prioritas. Akan terapi, perlu dilakukan bertahap karena harus melihat potensial kerusakan dan urgensi penggunaan jalan.

Data yang dimiliki pihaknya, ada sebanyak 575 ruas jalan di Kabupaten Karangasem dengan total panjang mencapai 1.202,54 Kilometer. Dari jumlah tersebut sebanyak 80,08 persen jalan masih dalam kondisi bagus.

Menurutnya, spesifikasi jalan yang mengalami kerusakan ringan ada sepanjang 51,92 Kilometer. Jalan dengan kerusakan sedang sepanjang 214,13 Kilometer dan Rusak Berat sepanjang 187,60 Kilometer.

“Dari total tersebut yang sudah mendapatkan penanganan di tahun 2021 sebanyak 4 ruas jalan dengan panjang 36,082 Klilometer yang terdiri dari pemliharaan rutin, pembangunan trotoar di 8 kecamatan dan pembangunan jembatan sebanyak 5 paket masing-masing di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Kubu dan Rendang,” ungkapnya.

Sementara di tahun 2022, sempat ditekankan Bupati Karangasem Gede Dana agar Dinas PUPR mengalokasikan anggaran perbaikan ruas jalan dan jembatan. Sehingga total ruas jalan yang diperbaiki sebanyak 32 ruas dengan panjang total 52,305 Kilometer.

Secara rinci perbaikan jalan yang sudah dilakukan Dinas PUPR meliputi Kecamatan Abang 10 ruas jalan dengan panjang total 13,448 Kilometer, Kecamatan Kubu sebanyak 4 ruas jalan dengan panjang total 9,058 Kilomter.

“Kecamatan Karangasem 3 ruas jalan sepanjang 4,684 Kilometer, Kecamatan Bebandem sebanyak 3 ruas jalan sepanjang 5,850 Kilometer. Kecamatan Selat sebanyak 3 ruas jalan sepanjang 5,807 Kilometer, Kecamatan Rendang 4 ruas jalan sepanjang 6,040 Kilometer dan Kecamatan Sidemen 3 ruas jalan sepanajng 5, 478 Kilometer,” ujarnya.

Sementara di tahun 2023 ini, Pemkab Karangasem juga sudah menganggarkan dan melanjutkan pembangunan peningkatan ruas jalan dan jembatan di delapan kecamatan. Di tahun ini Pemkab Karangasem merealisasikan perbaikan sebanyak 25 ruas jalan sepanjang 34,524 Kilometer.

Termasuk kelanjutan peningkatan 6 ruas jalan di Kecamatan Kubu sepanjang 7,177 Kilometer. Jalan di Kecamatan Kubu yang akan dikerjakan yakni Pembangunan Ruas Jalan Banjar Bantas-Banjar Dukuh (Lanjutan) 1 Paket senilai Rp 1.300.000.000. Pembangunan ruas Jalan Tepas – Pura Dalem Ban senilai Rp 1.300.000.000.

Pembangunan ruas Jalan Tulamben – Ancak (Lanjutan) senilai Rp 1.560.000.000. Rekonstruksi ruas Jalan Temakung – Jati Tuhu senilai Rp 2.100.000.000. Selanjutnya rekonstruksi Jalan Kabupaten ruas Jalan Pertanian Penginyahan – Celagi senilai Rp 1.300.000.000 dan rekonstruksi ruas Jalan Tianyar Barat – Bubung Lada senilai Rp 1.300.000.000.

Selain di kawasan tersebut, ada satu ruas jalan yang menjadi prioritas kelanjutan pembangunan ruas jalan yakni jalan di Dlundungan-Asti, Desa Ban, Kecamatan Kubu sepanjang 2,86 Kilometer. Dimana jalan tersebut sudah dilakukan perbaikan sepanjang 1,2 Kilometer dan sisanya 1,66 kilometer sudah masuk dalam usulan BKK di tahun 2024 mendatang.

“Ini harus kami lakukan secara bertahap. Jadi tidak bisa secara keseluruhan sekalian di tahun yang sama. Sementara, ada prioritas lain yang membutuhkan anggaran seperti Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan dan Dinas-dinas lainnya. Kami sudah berupaya, tetapi harus bertahap,” tandasnya. (ger/bfn)