Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Gede Dana : Jaga Adat dan Budaya Lokal Ditengah Era Digitalisasi

peringatan-hari-lahir-pancasila-bupati-gede-dana-jaga-adat-dan-budaya-lokal-ditengah-era-digitalisasi
Memperingatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan pesan penting mengenai pemahaman dan pengamalan Pancasila di era digitalisasi. Acara Pembumian Pancasila yang diselenggarakan di Gedung Sabha Prakerthi Nadi pada Sabtu, 1 Juni 2024.

KARANGASEM, Balifactualnews.com –  Memperingatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan pesan penting mengenai pemahaman dan pengamalan Pancasila di era digitalisasi. Acara Pembumian Pancasila yang diselenggarakan di Gedung Sabha Prakerthi Nadi pada Sabtu, 1 Juni 2024, dihadiri oleh 102 peserta. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza, menciptakan suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Kepala Kesbangpolinmas I Wayan Sutapa melaporkan bahwa acara ini diikuti oleh 52 anggota Paskibra yang telah bertugas sejak tahun 2023 dan 50 calon anggota baru yang lolos seleksi ketat untuk tahun 2024. Seleksi ini dimulai sejak Januari melalui berbagai tahapan, termasuk Seleksi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, dan Intelegensia Umum yang menggunakan Aplikasi Perisai. Dari 340 pendaftar, hanya 50 yang berhasil lolos sebagai pasukan capaska Kabupaten Karangasem tahun 2024. Mereka terdiri dari 27 laki-laki dan 23 perempuan, yang akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara peringatan HUT RI mendatang.

Sebagai narasumber utama, Bupati I Gede Dana menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi pedoman hidup yang harus dimaknai dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila adalah rumusan pedoman berkendara bagi rakyat Indonesia,” ujar Bupati Dana. Beliau juga menjelaskan inti dari masing-masing sila Pancasila, mulai dari Ketuhanan yang Maha Esa hingga Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Bupati Dana juga mengingatkan bahwa lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza harus dihayati dengan penuh makna, menggugah rasa kebangsaan dan cinta tanah air. “Duta Pancasila harus bisa menghafalkan dan menghayati setiap liriknya,” tambahnya.

Dalam konteks era digitalisasi, Bupati Dana menekankan pentingnya menjaga adat dan budaya lokal. “Mari tegakkan Pancasila, kuatkan agar tidak rapuh di tengah gempuran teknologi,” ujarnya. Beliau mengingatkan bahwa arus informasi yang cepat dari media sosial sering kali membawa konten propaganda yang bisa menggerus budaya membaca, gotong royong, dan sikap saling menghormati.

Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya menguatkan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan budaya, pendidikan, dan kegiatan seperti Pramuka yang mengajarkan nilai-nilai kemandirian, kerja keras, dan gotong royong. Upacara bendera setiap hari Senin di sekolah-sekolah juga menjadi salah satu bentuk aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

Acara ini juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Karangasem yang turut memberikan materi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem. Kehadiran mereka menambah bobot dan makna acara Pembumian Pancasila kali ini, memperkuat komitmen bersama untuk terus memajukan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. (ger/bfn)

Exit mobile version