Perkuat SDM Karangasem, Gus Par–Pandu Fokuskan Pendidikan dan Layanan Kesehatan

perkuat-sdm-karangasem-gus-par-pandu-fokuskan-pendidikan-dan-layanan-kesehatan
Gus Par tinjau pelayanan kesehatan di rRSUD Karangasem

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan pada tahun pertama kepemimpinan Bupati I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa. Dua sektor dasar tersebut menjadi prioritas utama sebagai fondasi pembangunan jangka panjang daerah.

Di bidang pendidikan, Pemkab Karangasem melakukan peningkatan infrastruktur sekolah melalui pembangunan dua paket ruang guru, kepala sekolah, dan tata usaha, serta empat paket pembangunan sarana, prasarana, dan utilitas sekolah. Pemerintah juga merealisasikan pengadaan 1.530 unit mebel sekolah, rehabilitasi sedang dan berat empat paket ruang kelas serta tiga paket laboratorium, serta pemeliharaan rutin sarana pendidikan pada tujuh paket sekolah. Selain itu, pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) dilakukan untuk menjawab kebutuhan daya tampung peserta didik.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan bahwa investasi di sektor pendidikan menjadi kunci dalam mencetak generasi Karangasem yang unggul.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita ingin memastikan anak-anak Karangasem belajar di lingkungan yang layak, aman, dan mendukung kualitas pembelajaran,” ujar Gus Par.

Ia menambahkan, peningkatan sarana dan prasarana sekolah dilakukan secara merata, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Tidak boleh ada kesenjangan kualitas pendidikan hanya karena faktor wilayah,” tegasnya.

Sementara itu, pada sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Karangasem memperluas jangkauan layanan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang telah menjamin akses layanan kesehatan bagi 200.278 jiwa. Layanan kesehatan juga diperkuat dengan pengadaan Ambulance AGUNG, rehabilitasi puskesmas dan puskesmas pembantu, serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 82.115 warga.

Upaya penanganan penyakit dan kesehatan ibu-anak turut menjadi perhatian, dengan penuntasan 2.419 kasus tuberkulosis (TBC), pelayanan kesehatan bagi 34.986 anak dan ibu hamil, serta penurunan prevalensi stunting hingga 3,47 persen. Di tingkat rumah sakit, fasilitas pelayanan ditingkatkan melalui rehabilitasi ruang NICU, pembangunan ruang cytotoxic, serta pengadaan alat kesehatan CT Scan 64 slice yang didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa menekankan bahwa penguatan layanan kesehatan harus berjalan seiring dengan pemerataan akses.

“UHC memastikan seluruh masyarakat Karangasem mendapatkan perlindungan kesehatan. Yang terpenting, layanan ini harus mudah diakses dan kualitasnya terus kita tingkatkan,” kata Pandu.

Senada dengan itu, Gus Par menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang kualitas hidup masyarakat.

“Kesehatan adalah hak dasar. Dengan layanan yang kuat dan merata, kita ingin masyarakat Karangasem hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya. (tio/bfn)