PMK Merebak, Daging Sapi Masih Aman untuk Dikonsumsi

pmk-merebak-daging-sapi-masih-aman-untuk-dikonsumsi
Pertemuan Dinas Pertanian Karangasem melalui UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan)yang denagn panitia Kurban sosialisasi tentang PMK.
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Meski Penyakit Mulut dam Kuku (PMK) terhadap hewan ternak sapi sedang merebak di Kabupaten Karangasem, namun masyarakat tidak perlu kawatir untuk mengkonsumsi daging sapi jika dimasak dengan benar. Hal itu terungkap dalam pertemuan Dinas Pertanian Karangasem melalui UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan)yang mengundang panitia Kurban dalam rangka memberikan sosialisasi tentang PMK, bertempat di kantor UPT Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karangasem, dilingkungan Jasri Subagan.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala UPT Bidang Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karangasem, drh Pande Gede Arya Saputra pada Rabu(6/7/2022) mengatakan, selain memberikan sosialisasi kepada panitia hewan kurban, pertemuan itu juga bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi umat muslim agar tidak ragu untuk mengkonsumsi daging sapi kurban.

Lanjutnya, daging sapi yang dimasak dengan baik dan benar masih aman untuk dikonsumsi. Namun kata dia, beberapa bagian yang dihindari untuk dikonsumsi yakni bagian jeroan, bagian tulang, kepala dan kaki sapi yang terpapar virus PMK.

“Daging sapi kalau memasaknya dengan benar masih aman untuk dikonsumsi, hindari saja mengkonsumsi bagian kepala, kaki, jeroan dan tulangngya. Jadi melalui petemuan kali ini baik panitia hewan kurban maupun masyarakat lainnya bias mendapat informasi yang benar terkait keberadaan ternak sapid an virus PMK yang sedang merebak,” ucapnya.

drh Pande Gede Arya Saputra juga menyampaikan, bahwa hari ini dilakukan vaksinasi serentak yang menyasar 1000 ekor sapi milik petani di Desa Menanga, Kecamatan Rendang. Lanjutnya, Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem tekah menerima 1000 dosis vaksin PMK dari Dinas Pertanian Pemprov Bali.

“Seijin bapak Kadis, tahap awal  pelaksanaan  vaksinasi PMK akan dipusatkan di Desa Menanga, Kecamatan Rendang, karena  wilayah tersebut memiliki populasi sapi Bali terbesar di Karangasem,” pungkasnya. (ger/bfn)