Puncak Karya Pujawali Pemacekan Agung Pura Dasar Buana, Gelgel Klungkung Dipadati Pemedek Sejebag Bali

puncak-karya-pujawali-pemacekan-agung-pura-dasar-buana-gelgel-klungkung-dipadati-pemedek-sejebag-bali
banner 120x600

SEMARAPURA, Balifactualnews.com – Sejak pagi buta bertepatan dengan Pemacekan Agung Seniin(9/1/2023)  tampak pemedek sudah padati areal Pura Dasar Buana,Gelgel,KLungkung. Upacara pujawali di Pura Dasar Buana ,Gelgel,KLungkung diselenggarakan bersamaan dengan Puja wali di Pura Pusering Jagat, Pura Baleagung, Pura Pasucian, Pura Yasa, dan Pura Melanting.

Upacara  Pujawalii kali ini  yang dipuput oleh para sulinggih, sementara Ida Peranda Gde Jumpung Putra Keniten dan Ida Dalem Bhagawan Sri Sogata  muput  di  Pura Dasar Buana, dan Ida Pedanda Gde Kediri Keniten di Pura Pusering Kagat ngingkup ke pura – pura lainnya.Upacara puncak Pujawali di Pura Dasar Buana,Gelgel,KLungkung ini dimulai jam 10.00 dan selesai jam 12.30 selanjutnya Ida Betara kapundut untuk mabiasa/ modya.

Kabiseka Manggala karya dan pagerampenya adalah Jro Bendesa Desa Adat Gelgel bersama Prajuru Desa Adat dan didukung oleh para utusan/ Kelihan Banjar Adat  sami sejebag  Desa Adat Gelgel.

Dalam prosesi karya pujawali dilengkapi pula dengan wewalen tari rejang sakral, rejang dewa, rejang renteng, tarian pasraman, wayang gedog, tari baris oncer ganda. Karya pujawali terlaksana dengan lancar, tertib, khidmat, sehingga diharapkan menghadirkan kerahayuan pada krama dan kerahayuan jagat.

Dari Pantauan dilokasi upakara terhadap kedatangan pemedek, berdasarkan informasi dari pecalang, ORARI, dan RAPI, bahwa pemedek telah berdatangan sejak kemarin ( minggu ).

“ Para pemedek sudah  sejak pagi hari ini ( soma kliwon pemacekan agung )sudah memadati wewengkon Pura . Untuk kelancaran penggiliran melaksanakan persembahyangan maka diterapkan sistem antrian dengan kartu,” Ujar Ketua ORARI KLungkung Gede Eka Semayaputra yang juga menjabat penyarikan Desa Adat Gelgel.

Ditemui disela sela Upakara Bendesa Adat Gelgel Putu Gede Arimbawa,ST menyatakan bahwa  rasa suksma kepada para pemedek yang telah tangkil ngaturang bakti ke Pura Dasar Buana Gelgel dengan rasa tulus bakti .

“ Kepada pemedek yang tangkil bertepatan dengan Puncak Karya di Pura Dasar Buana Gelgel ini  bertepatan dengan Pemacekan agung Senin(9/1/2023) dan Ide betare mesineb pada Wrespati,Kamis(12/1/2023 yang akan datang,” Ujar Bendesa Putu Gde Arimbawa .

Sementara itu salah seorang pemedek Putu Gede Asmara dari Singaraja menyatakan dirinya hadir tangkil menghaturkan bakti di Pura Dasar Buana Gelgel. Dia yang hadir bersama keluarga dan sempat beristirahat di madya mandala.

“ Tiang bersama keluarga  bersyukur bisa tangkil di puncak karya dio Pura Dasar Buana,Gelgel,, dan cuaca sangat baik dan lancar,” Ujarnya.

Pemedek lainnya ditemui Jro Mangku Ayu dari Tabanan,yang menyatakan dirinya  yang sebelumnya juga telah mengikuti pawintenan di Pura Dasar Buana pada saat karya yang lalu datang tangkil bersama keluarga.

“ Tiang dulu ikut acara pewintenan bersama keluarga  dan berharap hari ini  dapat kesempatan pula untuk ngaturang ayah pelayanan bagi pemedek di Pura Dasar Buana sebagai pusat Kahyangan jagat Bali,” ungkapnya bahagia..

Untuk kelancaran dan kenyamanan pemedek, maka prajuru desa adat juga telah meminta bantuan dan pelibatan Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dan Puskesmas Klungkung I di Gelgel, Dinas Perhubungan, Kepolisian, Babinsa, dan para petugas dari Desa Dinas Gelgel, Desa Dinas Tojan, dan Desa Dinas Kamasan.

Untuk itu Polres Klungkung menerjunkan personelnya untuk Melaksanakan Pengamanan kegiatan persembahyangan umat Hindu dalam rangka Pemacekan Agung di Pura Dasar Bhuana Gelgel ini.

Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Ketut Suastika,S.H., mengatakan Kegiatan Persembayangan Dalam Rangka Pemacekan Agung di Pura Dasar Bhuana Gelgel telah mensprintkan personelnya selama kegiataan keagamaan tersebut berlangsung.

“ Disamping melaksanakan Pengamanan di Lokasi Sekitar Pura Dasar, Personel juga melaksanakan Pengamanan pada Lokasi parkir serta di persimpangan-persimpangan jalan yang bersinergi dengan para Pecalang” Ungkap Suastika. (Roni/bfn)