Rumah Warga Tumbu Terbakar, Kerugian  Setengah Miliar

rumah-warga-tumbu-terbakar-kerugian-setengah-miliar
Petugas Damkar Karangasem saat memadamkan api yang membakar rumah Ketut Restini di Banjar Dinas Tumbu Kaler, Desa Tumbu, Karangasem Sabtu (11/5/2024) malam.

KARANGASEM, Balifactualnews.com-Warga Banjar Dinas Tubu Kaler, Desa Tumbu, Kecamatan/Kabupaten Karangasem panik. Pemicunya sebuah bangunan rumah milik Ni Ketut Restini (60) terbakar, Sabtu (11/5/2024) malam. 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Kendati demikian pemilik rumah mengalami kerugian materiil   hingga mencapai  setengah miliar (Rp 500 juta). 

I Komang Gede Arya Sutha, salah seorang warga yang tinggal dekat lokasi kebakaran, menuturkan, kebakaran yang terjadi tengah malam, sempat membuat warga heboh dan berhamburan keluar rumah, karena mendengar ada kulkul bulus ( bunyi kentongan milik banjar bertalu-talu).  Sambil membawa alat seadanya, warga yang keluar rumah ikut melakukan upaya pemadaman api yang sedang melahap rumah korban. 

“Warga sangat panik, karena lokasi kebakaran padat penduduk. Jarak rumah  juga berdekatan, Selain memadamkan api yang membakar rumah korban, warga juga mendinginkan (menyiram dengan air) rumah yang ada di dekat lokasi kebakaran,” jelas Sutha kepada wartawan, Sabtu malam.

Sutha mengatakan api pertama kali muncul dari salah satu kamar milik anak korban yang kebetulan saat itu sedang pergi ke luar untuk membeli makan. Kamar tersebut juga dalam keadaan terkunci. Sehingga api baru diketahui ketika sudah berkobar cukup besar.

“Kemungkinan kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Tapi untuk pastinya nanti ada pihak terkait yang akan melakukan penyelidikan,” ujar Sutha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem, I Made Agus Budiyasa mengatakan, upaya pemadaman yang dilakukan pihaknya mengerahkan 12 personil dan 4 unit armada Damkar.  Api baru bisa dipadamkan setelah petugas menyemprotkan 11 ribu liter air ke rumah korban.

“Bangunan rumah yang terbakar cukup besar, semua barang yang berada di dalam rumah satu pun tidak bisa diselamatkan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta,” Jelas Agus Budiyasa. (ger/bfn)

 

Exit mobile version