Rumpun Bambu Sumbat Aliran Subak

banner 120x600

IKUTI POLLING BUPATI KARANGASEM

Siapakah Pilihan Anda Untuk Bupati Karangasem Selanjutnya?

SIILAHKAN KLIK PILIHAN ANDA

View Results

Loading ... Loading ...

________________________________________________________________________________

KLUNGKUNG—Saluran irigasi subak Kusamba Klungkung tersumbat. Setelah di cek ternyata ada rumpun bamboo dan juga kotoran lainya yang menyumbat saluran subak tersebut. Hal ini disampaikan wakil Bupati Klungkung Made Kasta seteleh mendapat laporan dari warga. Bahkan Kasta langsung turun ke lapangan kemarin untuk meninjau kejadian tersebut.

Seteleh di cek ada beberapa pohon bamboo yang tumbang serta limbah lainya yang menyumbat saluran subak. Akibatnya air subak yang mestinya mengalir ke saluran menjadi terbuang keluar. Akibatnya 8 hakter subak Kusamba mengalami kekurangan air. bahkan sebagian besar lahan sawah yang ada di subak tersebut mengalami gagal panen.

Hal ini sebenrnya sudah terjadi cukup lama yakni sejak di bukanya jalan by Pas IB Mantra. Sementara itu kemarin tim BPBD Klungkung langsung menangani persoalan tersebut. Dengan membersihkan saluran subak dan memotong rumpun bamboo yang menutup saluran selama ini. pengerjaan dilakukan mulai pukul 07.30 wita sampai pukul 09.30 wita.

Ada beberapa hambatan yang terjadi dalam penanganan. Dulunya aliran subak tersebut merupakan pertemuan dari beberapa aliran subak dan bertemu menjadi satu. Karena kurang tertangani mengakibatkan terjadi tumpukans ampah yang banyak. tumpukan sampah tersebut harus ditangani dengan alat yang memadai. Hal ini menurut Kasta harus menjadi atensi yang serius karena menyangkut masalah pertanian. Kalau tidak tetap saja 8 haktar sawah di selatan jalan By Pas Mantra akan kesulitan air.

Ikut  turun dalam penanganan ini adalah Kadis Pertanian Klungkung, Kalak BPBD Klungkung Putu Widiada dan Camat Dawan. Semenara itu  sebanyak 10 orang tim TRC BPBD Klungkung beserta warga setempat sempat melakukan pengerjaan dan membuka jalan air.

Untuk sementara aliran subak sekarang ini sudah bisa berjalan. “Untuk sementara memang sudah bisa tertangani, air sudah mengalir namun belum  begitu lancar, ujar Wabup Made Kasta.

Belum lancarnya ini juga karena berbagai hambatan. Diantaranya kondisi saluran subak yang memang sudah banyak yang rusak. (ani)