Sekolah Rakyat Bali Diawasi Ketat, Wamen PUPR Tekankan Mutu Konstruksi

sekolah-rakyat-bali-diawasi-ketat-wamen-pupr-tekankan-mutu-konstruksi
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyambut Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastiti saat meninjau proyek nasional Sekolah Rakyat Bali di Kecamatan Kubu, Sabtu (24/1/2026).

KARANGASEM, balifactualnews.com — Pemerintah pusat memasang standar tinggi dalam pembangunan Sekolah Rakyat Bali di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastiti menegaskan, proyek bernilai ratusan miliar rupiah itu tidak hanya harus selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi mutu konstruksi dan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Penegasan itu disampaikan Wamen PUPR saat meninjau langsung proyek Sekolah Rakyat Bali, Sabtu (24/1/2026), didampingi Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta, Kepala Dinas PUPR Karangasem Wedasmara, serta Kepala Bappeda Karangasem I Gusti Bagus Widiantara.

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 5,67 hektare tersebut menelan anggaran Rp255,5 miliar dan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Sekolah ini dirancang untuk menampung 1.008 siswa. Namun hingga kini, progres fisik pembangunan baru mencapai sekitar 2 persen.

“Ini proyek pendidikan jangka panjang. Pengerjaan harus benar sejak awal. Kualitas bangunan tidak boleh dikompromikan agar aman, awet, dan nyaman digunakan,” tegas Diana Kusumastiti.

Pemerintah menargetkan percepatan pekerjaan sehingga sebelum Hari Raya Idulfitri progres pembangunan bisa mencapai 30 persen. Proyek ini dikerjakan oleh PT Jaya Konstruksi dengan melibatkan sekitar 180 tenaga kerja. Tak hanya soal struktur bangunan, Wamen PUPR juga memberi perhatian serius pada aspek lingkungan. Ia mengingatkan agar pembangunan tidak mengorbankan seluruh vegetasi di kawasan proyek.

“Lingkungan harus dijaga. Jangan semua pohon ditebang. Lakukan penanaman pohon endemik, seperti intaran, agar kawasan sekolah tetap hijau dan sejuk,” ujarnya.

Selain itu, Diana menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari ketersediaan air bersih hingga sistem pengelolaan sampah. Fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) diminta direncanakan sejak awal agar operasional sekolah kelak berjalan optimal.

“Air harus mencukupi karena akan digunakan oleh banyak siswa. TPST juga harus disiapkan dengan matang supaya pengelolaannya berkelanjutan,” katanya. Usai meninjau proyek Sekolah Rakyat Bali, Wamen PUPR melanjutkan agenda dengan meninjau rencana perbaikan jalan nasional di Jalan Ngurah Rai, Amlapura, tepatnya di depan Kantor Bupati Karangasem.

Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Karangasem. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengawal proyek strategis nasional tersebut.

“Kunjungan ini menjadi penguat bagi kami di daerah. Saya juga menekankan kepada rekanan agar proyek ini dikerjakan tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan,” ujar Bupati Parwata.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat Bali dapat memperluas akses pendidikan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah timur Pulau Bali. (tio/bfn)