JEMBRANA — Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar, bersama Dinas Kesehatan dan Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana, Rabu (8/5/19) menggelar takjil (makanan berbuka puasa).
Petugas menyisir pedagang makanan berbuka puasa. Pengawasan menyasar puluhan pedagang kuliner dan jajanan di sentra takjil Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara dan Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana.
Dari sidak ini petugas mendapati puluhan produk kedaluwarsa yang masih dijual bebas. Petugas mengawali pengawasan dengan pengambilan sampel puluhan jenis makanan serta jajanan yang dijual oleh puluhan pedagang di sentra takjil di sepanjang jalan menuju jembatan Beli Loloan Barat.
Pengambilan sampel produk pangan ini juga dilakukan di pedagang takjil di wilayah Loloan Timur.
Dilapak salah seorang pedagang kaki lima di Jalan Gunung Agung, Kelurahan Loloan Timur petugas menemukan puluhan kemasan bubuk minuman instan berbagai merk yang telah lewat tanggal kedaluarsanya.
Penuturan pedagang tersebut, barang dagangannya yang kadaluwarsa itu dibelinya dari beberapa toko kelontong di Kota Negara. Dia juga mengaku tidak mengetahui barang yang dijualnya itu telah kadaluwarsa. Hasil uji laboratorium terhadap puluhan sampel makanan dan jajanan dinyatakan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
Kepala BBPOM Denpasar, I GA Adhi Aryapathi menyatakan, dari 24 sampel yang diambil memenuhi syarat untuk dikonsumsi. . Sedangkan terhadap 33 produk serbuk minuman kedaluwarsa sudah langsung dimusnahkan oleh pedagangnya. (dod/tio)