Surya Paloh Sebut Hak Angket adalah Hak Konstitusional dalam Berdemokrasi

surya-paloh-sebut-hak-angket-adalah-hak-konstitusional-dalam-berdemokrasi
Tangkapan layar doorstop awal media dengan Surya Paloh, di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat(23/2/2024).
banner 120x600

JAKARTA, Balifactualnews.com – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan terkait hak angket yang bergema atas kondisi yang berdemokrasi saat ini, adalah bagian dari hak konstitusional yang harus dihormati semua pihak sebagai upaya hukum. Hal itu disampaikannya saat doorstop oleh para awak media di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat(23/2/2024).

Menurutnya, hak angket merupakan kesempatan yang bisa digunakan untuk mengingatkan para pihak yang menganggap hak angket itu tidak baik, karena hal itu sebagai bagian untuk menghormati konstitusi.

Lanjut Paloh, para pendukung Anies Baswedan dan Cak Imin (Muhaimin Iskandar-red) yakin pengguliran hak angket akan berjalan natural. Koalisi Perubahan memberi support dan dukungan akan hal itu.

“Jangankan Mas Ganjar yang calon presiden, kamu sebagai reporter sebagai jurnalis menggagas itu, itu hak konstitusional yang ada di negeri kita, hal itu harus kita hormati, the idea itu yang paling penting,” ujar Paloh sebagaimana dikutip dari Youtube Metro TV.
Hak-hak konstitusional itu lanjut Surya Paloh adalah jalan yang pihaknya ingin tempuh. “Kalau itu diabaikan sayang seribu kali,  apa yang kita pilih jalan dalam pendekatan aspek konstitusional atau inkonstitusional yang mana kalau saya tetap mengedepankan landasan konstitusional,” tegasnya.

Surya Paloh juga menyebut, usulan menggulirkan hak angket di DPR berawal dari diinisiasi partai PDI Perjuangan, partai yang mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang mana ususlan tersebut telah disampaikan dalam rapat koordinasi Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud pada 15 Februari 2024 lalu.

“Hak angket adalah hak yang diberikan kepada DPR untuk menggelar penyelidikan pada pelaksanaan suatu undang-undang atau kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan hal penting, strategis. Serta, punya dampak luas terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” kata dia dikutip dari metrotvnews.com

Ditanya wartawan rencana bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, Paloh menjawab, masih menunggu kesiapan Megawati. ” Mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi, apakah mbak Mega sudah barangkali mempunyai waktu, pikiran, kondisi yang tepat itu terserah Mak Mega,” jawabnya. (Meta/bfn)