Tak Kuat Menanggung Beban Hidup, Pria Asal Banjar Karang Sasak Nekat Gantung Diri

tak-kuat-menanggung-beban-hidup-pria-asal-banjar-karang-sasak-nekat-gantung-diri
Sanip (51), pria asal Banjar Karang Sasak, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah gubuk dekat rumahnya, Rabu (8/3/2023) sore.

KARANGASEM, Balifactualnews.com — Tidak kuat menanggung beban hidup, pria bernama Sanip (51), asal Banjar Karang Sasak, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah gubuk dekat rumahnya, Rabu (8/3/2023) sore. Dan meninggalkan sepucuk surat di dekat tubuh korban. Dan kasus kematian tak wajar dengan cara gantung diri ini, menjadi kasus kedua dalam sehari yang ditangani Polres Karangasem.

Diduga,  Sanip berbuat senekat itu karena terbelit hutang. Dugaan ini semakin kuat dari sepucuk surat yang ditinggalkan kepada keluarganya sebelum tubuhnya ditemukan menggelayut di gubuk oleh Saiful, adiknya.
Dalam selembar surat yang ditulis, Sanip mengutarakan kegundahan hatinya dalam menjalani hidup selama ini.

Baca Juga : Sebelum Gantung Diri, Lulus Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Wanita Tercinta

Untuk keluarga semua, saudara, ipar dan semuanya….saya minta maaf yang sebesar-besarnya jika selama ini ada kesalahan yang disengaja atau tidak disengaja. Saya minta tolong untuk menjaga istri dan anak saya.. berikan mereka tempat tinggal”.

Paragraf kedua surat tersebut, Sanip menyampaikan permohonan maaf kepada tiga orang anaknya karena tidak bisa membahagiakan selama ini. “Untuk El, Mel dan Vio, bapak mohon maaf tidak bisa membahagiakan ibu dan kalian.. doakan bapak supaya bisa diterima di sisi-Nya.. dan mohonkan juga maaf kepada ibu dan bapak yang ada di selatan. Saya sudah tidak kuat lagi”.

Kapolsek Karangasem, Kompol  Dr Putu Sunarcaya seizin Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, dikonfirmasi, Kamis (9/3/2023), membenarkan kejadian itu. Korban gantung diri menggunakan kain mirip selendang warna putih. “Adik korban bernama Saiful yang pertama kali melihat kejadian itu. Kebetulan dia melintas di gubuk dekat rumahnya,” terang Kompol  Sunacaya.

Baca Juga : Kebakaran Warung Siang Bolong, Gegerkan Warga Peringsari Kelod

Mendapati kakaknya terbujur kaku dalam kondisi sudah tak bernyawa, Saiful berteriak histeris untuk minta bantuan kepada tetangga terdekat dan melaporkan kejadian itu kepada Babinsa Desa Bukit, Serma I Gusti Made Kari dan Babinkamthimas Desa Bukit, Aiptu l Wayan Pinda Manikam.

“Hasil visum luar dari tim medis Puskesmas Karangasem II, diketahui korban meninggal dunia murni karena gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” Kompol Sunarcaya. (ger/bfn)

Exit mobile version