Terganjal Anggran, Pelatda Jangka Panjang KONI Bali Belum Maksimal

terganjal-anggran-pelatda-jangka-panjang-koni-bali-belum-maksimal
Para Nara Sumber dari KONI Bali dan dariSIWO PWI Bali. Foto: bfn/ena

DENPASAR, Balifactualnews.com – Program Jangka panjang KONI Bali selama ini belum maksimal lantaran terganjal dengan anggaran yang ada di KONI Bali. Akibatnya para atlet setelah helatan PON selalu terkesan menganggur dan hanya bisa menunggu pencairan bonus medali saja tanpa full berlatih atau mengikuti kejuraan.

Hal itu terungkap saat digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Wartawan Olahraga Bali dengan titel Outlook Olahraga Bali 2025, yang digeber KONI Bali bekerja bareng dengan SIWO PWI Bali di Ruang Rapat KONI Bali, Senin (17/11/2025).

Dalam kegiatan dengan pembicara Ketua Umum KONI Bali, IGN. Oka Darmawan, Wakil Ketua II, Maryoto Subekti, Kabid Binpres KONI Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka atau Gungcok, serta Ketua SIWO PWI Bali, IB.Pasma itu, Oka Darmawan menjelaskan jika Program Pelatda Jangka panjang sudah lama bergulir selalu setiap usai gelaran PON.

Tapi semua itu karena terkait anggaran jadi disesuaikan guliran Pelatda jangka panjang dengan kemampuan anggaran yang ada. Karea itulah atlet bisa berkegiatan dengan mengikuti program yang ada seperti Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar(PPLP) atau program Design Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Termasuk mengikuti kejuaraan seperti Porjar, Popnas, SEAGames, Asian Games atau Kejuaraan lainnya. Ya kalau kejuaraan itu kan bisa diikuti atau dibuat seperti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) atau kejuaraan lainnya,”tegas Oka Darmawan.

Sementara itu, Gung Cok menambahkan, jika Pengprov cabang olahraga (cabor) juga perlu mendukung dengan membawa atau menggelar kejuaraan juga level nasional”Jadi peran Pengprov cabor juga sangat penting dalam mengadakan kegiatan atau kejuaraan sehinggapara atletnya bisa terus bertanding. Itu juga merupakan unsur pelatda jangka panjang,” papar Gung Cok.

Diakuinya, prestasi atlet Bali juga tidak stagnan karena terbukti pada PON Bela Diri baru-baru iniyang mempertandingkan 10 cabor,Bali mengirim dan mengikuti 8 cabor, mampu meraih 15 medali emas, dan berhasil meraih ranking enam.”Jadi pelatda jangka panjang KONI Bali tetap efektif dan berjalan bagus meski terbentur anggaran,”pungkas pria yang juga anggota DPRD Bali itu. (ena/bfn)

 

Exit mobile version