Terseret Arus, KMP Liputan XII Kandas di Selat Bali

banner 120x600

________________________________________________________________________________

JEMBRANA— KMP Liputan XII kandas di perairan Selat Bali, Selasa (9/4/2019) malam. Diduga kapal yang dinkhodai M Yusuf itu terseret saat menuju perairan Selat Bali sepanjang 200 meter.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Informasi yang dihimpun KMP Liputan XII, memuat 86 orang penumpang, dua unit sepeda motor, 1 bus sedang dan bus besar, 7 truk kecil dan 4 truk besar serta 2 tronton. Awalnya kapal itu berangkat dari dermaga Landing Craft Machine (LCM) pelabuhan Gilimanuk menuju pelabuhan Ketapang.

Keluar dari dermaga LCM, saat bersamaan datang KMP Labrita Safinaf dari Ketapang untuk sandar di pelabuhan Gilimanuk. Melihat kondisi itu M Yusuf, nakhoda KMP Liputan Xll memutuskan untuk tidak maju. Keputusan ragu yang diambil Yusuf berbuah petaka, kapal yang dinahodainya itu terseret arus menuju perairan dangkal di Selat Bali sekitar 200 meter.

“Saya baru sadar kalau kapalnya kandas ketika akan maju tidak bisa bergerak,” ucap Yusuf saat mengadukan kejadian itu ke pihak ASDP dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP). Selanjutnya pihak Syahbandar meneruskan kandasnya Kapal Lpitan XII itu ke ke pos SAR, Polair dan TNI AL.

Kepala Pos SAR Jembrana Komang Sudiarsa mengatakan, sejak laporan itu diterima, pihaknya langsung melakukan upaya antisipasi di sekitar lokasi termasuk persiapan untuk melakukan evakuasi penumpang. Koordinasi yang dilakukan dengan nahkoda, semua penumpang memilih menunggu diatas kapal.

“Empat jam lebih penumpang kapal berdiam di kapal. Sekitar pukul 00.00, saat air mulai pasang kapal baru bisa bergerak. Berselang 30 menit kapal akhirnya bisa bersandar di Pelabuhan,” terangnya, seraya menambahkan, dari pemeriksaan yang dilakukan tidak ada penumpang yang cedera, begitu juga dengan kondisi kapal tidak ada yang rusak. (dod/tio)