Utama  

Tersesat di Ketinggian 2000 M, Duo Rusia Berhasil Dievakuasi

banner 120x600

Dua bule rusia itu bernama Djima (30)  dan Arcer (34), tersenyum lepas setelah petugas berhasil mengevakuasinya dari pucak Gunung Agung, Minggu (24/2/2019)

 

 

KARANGASEMSetelah viral dengan unggahan video bule mendaki Gunung Agung erupsi, Minggu (24/2/2019) kemarin, Bali kembali digemparkan dengan tersesatnya dua bule Rusia di ketinggian 2000 meter pucak Gunung Agung. Dua bule rusia itu bernama Djima (30) dan Arcer (34).

Kisah tersesat dua bule Rusia itu berhasil diselamatkan dan dievakuasi petugas gabungan dari Relawan Pasebaya, BPBD, dan instansi terkait lainnya.

Kepada petugas dua bule Rusia itu mengaku mendaki Gunung Agung, Sabtu (23/2) pukul 00.00 dari  jalur Pura Pasar Agung Selat, Kecamatan Selat. Mereka kesasar di ketinggian 2000 meter dari puncak Gunung Agung, hingga empat jam lamanya.
Saat akan turun, keduanya bingung dengan kondisi jalan. Mereka tidak tahu jalan balik. Tak ingin lama-lama tersesat dua Rusia itu ambil jalan nekat dengan  menyusuri aliran sungai, dan berkeyakinan menemukan permukiman.

“Dia mulai pusing dan kebingungan saat berada di ketinggian 2.000 dari puncak,”kata Sekretaris Pasebaya Agung I Wayan Suara Arsana, dikonfirmasi sore tadi.

Ditengah kebingungannya, Djima dan Acer berteriak  lantang minta tolong. Namun teriakannya itu tidak ada yang mendengarkan, karena lokasinya memang sedang jauh dari permukiman.

Kemarin,  sekitar pukul 07.00 wita,  dua bule Rusia itu boleh dikatakan sedang bernasib baik. Ditengah kebingungannya seorang warga Yeh Kori Desa Jungutan, mendengar orang berteriak meminta tolong. Saat itu warga Yeh Kori sedang mencari bunga. Selanjutnya warga yang mendengar teriakan itu menyampaikan ke Kepala  Dusun Yeh Kori, Komang Sudirman, lalu dilanjutkan ke Pasebaya.

Sekitar pukul 09.14 wita, petugas dari Pasebaya datang mengevakuasi  dibantu warga sekitar dan kepolisian.

Proses pencarian sekitar 2 jam lebih. Bule ditemukan sekitar pukul 11.30 wita,” kata Korwil Pasebaya Desa Jungutan, Mangku Arya,  yang  terlibat melakukan pencarian dengan warga sekitar

Mangku Arya menuturkan,  dua rusia itu naik dari Pura Pasar Agung Selat, Kecamatan Selat, tapi mereka turun dari Pura Pasar Agung Sibetan, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem.

Mereka kita temukan dalam kondisi kedinginan. Tubuhnya gemater,”jelas Mangku Arya.

Kapolsek Bebandem, AKP Wayan Sukarita,  tahun kabar itu dari informasi warga Jungutan Bebandem. Informasi tersebut latas ditindaklanjuti dengan turun ke lokasi.

“Saat kita evakuasi kondisi dua warga Rusia itu sangat  lemas. Dari keterangannya, dia mengaku nekat naik Gunung Agung karena ingin melihat Bali dari atas” jelas AKP Wayan Sukarita. (po)