Usai Bunuh Pecatan Raider, Gunik Serahkan Diri ke Polisi

banner 120x600
Korban Ikram Tauhid,

 

 

BULELENG—Sat Reskrim Polres Buleleng bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Sukasada bergerak cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan, yang menimpa Ikram Tauhid (39), di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Minggu (3/3) malam.

Pecatan Raider 900 itu terkapar di aspal setelah sebelumnya terlibat perkelahian dengan pria bernama Gunik (35) salah seorang warga asal Banjar Dauh Pura, Desa Panji, Sukasada.

Informasi dihimpun, Senin (4/3) menyebutkan, perkelahian antara pecatan Raider 900 dengan Gunik , itu terjadi di kilometer 17, jurusan jalan Denpasar Singaraja.

Malam itu, korban yang bekerja sebagai Satpam Bayang Tree, Di Ungasan, Badung itu, berjalan beriringan dari Singaraja menuju Denpasar bersama temannya Welky Lens Ussa (39) dengan yang sama-sama menggunakan sepeda motor. Namun dalam perjalanan, tepatnya di kilometer 14-15, korban ketiban sial. Salah seorang pria yang berada di dalam mobil roda empat, yang dikemudikan tiba-tiba berteriak. Sambil mengacungkan pisau pria tak dikenal yang belakangan diketahui bernama I Nyoman Tri Antika Subandi Awantara alias Gunik menantingnya untuk berduel.

Tak terima diperlakukan kasar pelaku, korban lantas menerima tantangan duel tersebut. Pengemudi mobil bernama I Gede Sueca Mustika Putra, teman satu kampung pelaku, lantas menghentikan mobilnya di kilometer 17, tepatnya di depan warung Raja, Banjar Dinas Wirabuana, Desa Gigit. Sejurus kemudian korban dan temannya Welky Len Ussa, juga menghentikan sepeda motornya di tempat yang sama.

Tantangan duel berlanjut, tidak terima dilecehkan korban lantas mencari Gunik yang berteriak mengacungkan pisau saat berada dalam mobil. Saat korban menghampiri mobil yang dikemudikan Sueca, pelaku langsung menghunus pisaunya dan menusuk pada dada korban hingga tersungkur ke aspal.

Mengetahui lawannya tersungkur, Gunik langsung menyerahkan diri ke Polsek Sukasada.

Kapolsek Sukasa Kompol Nyoman Landung, dikonfirmasi malam tadi, mengatakan, kasus pembunuhan itu berawal dari kesalah pahaman.

“Usai menusuk korban pelaku langsung menyerahkan diri ke kita (Polsek Sukasada).. ingat bukan ditangkap ya,” ucap Kapolsek,

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih intensi melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, dan beberapa saksi terkait dengan kasus tersebut.

“Motifnya masih kita dalami. Saat ini jenazah korban sedang kita otopsi di RSUP Sanglah,” jelas Kapolsek seijin Kapolres AKBP Suratno. (sri