Venue Sepak Bola Pindah ke Pecatu

Salah seroang pemain tim sepakbola Karangasem dikurung tiga orang pemain tim sepakbola Denpasar saat tampil perdana dalam kondisi stadion Mengwi tergenang air dan becek
banner 120x600

BADUNG, Balifactualnews.com – Cabang olahraga (cabor) sepak bola nampaknya harus kembali menyiapkan venue atau tempat pertandingan untuk perpindahan dalam lanjutan laga Porprov Bali XV/2022. Pasalnya di tengah babak penyisihan, laga yang sudah dipastikan dan dijalankan di Lapangan Mengwi kembali bergeser ke lokasi awal yakni Lapangan Beji Mandala, Pecatu. Alasan utamanya adalah kendala lapangan.

Salah seorang Technical Delegate (TD) sepak bola, I Putu Sugi Darmawan saat dikonfirmasi mengutarakan, sebelum Porprov dimulai sejatinya sepak bola digeber di Lapangan Beji Mandala di Pecatu. Namun karena jadwal awal sepak bola berbenturan dengan Presidensi G20 dan Pecatu masuk kawasan steril, oleh karena itu venue akhirnya dipindah ke Lapangan Mengwi.

Sayangnya dalam perjalanan pertandingan, di Lapangan Mengwi tak serta berjalan dengan mulus. Mayoritas peserta mengeluh kondisi lapangan kurang representatif lantaran hujan turun. Dampaknya lapangan becek dan bola sulit bergulir. Kondisi itu sangat menggangu peforma tim yang bermain. Bahkan salah satu keluhan itu datang dari tuan rumah sendiri, Badung.

“Saran itu kami terima dan koordinasikan dengan korwil dalam hal ini KONI Badung. Lalu kami teruskan ke KONI Bali untuk pindah venue itu. Karena mayoritas peserta sepakat, maka disetujui pertandingan kembali menggunakan Lapangan Beji Mandala per tanggal 18 November 2022,” papar Sugi Darmawan di Denpasar, Jumat (18/11/2022).

Keputusan itu tak hanya lisan. KONI Badung selalu Korwil telah memberikan surat resmi kepada KONI Bali bernomor 486/KONI-BDG/XI//2022 terkait pemindahan venue tertanggal 16 November 2022. Surat ini juga telah ditandatangani Ketua Umum KONI Badung Made Nariana. Semua itu juga atas masukan dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Badung.

Disamping pertimbangan faktor lapangan yang sangat kurang representatif, pertimbangan lainnya karena momentum G20 sudah selesai dan kawasan Nusa Dua serta sekitarnya kembali normal. (ena/bfn).