WNA Meninggal Dunia di Villa Rumah Kami, Desa Lembongan,  Polsek Nusa Penida Lakukan Penyelidikan dan Pemeriksaan Laboratorium

wna-meninggal-dunia-di-villa-rumah-kami-desa-lembongan-polsek-nusa-penida-lakukan-penyelidikan-dan-pemeriksaan-laboratorium
Polsek Nusa Penida evakuasi WNA yang meninggal di Vila Rumah Kami di Lembongan, Senin (11/09/2023) lalu.
SEMARAPURA, Balifactualnews.com – Polsek Nusa Penida beserta TIM medis dari Puskesmas Nusa Penida 2 untuk menyelidiki terkait ditemukannya Salah satu Warga Negara Asing asal Belanda yang bernama Yacob  Robert yang meninggal dunia di Villa Rumah Kami, Desa Lembongan, Kec. Nusa Penida Senin (11/09/2023)lalu.
Kapolsek Nusa Penida Kompol IB Putra Sumerta dihubungi Rabu(13/9/2023) membenarkan kejadian tersebut namun penyebab pastinya  belum diketahui ,karena disisi mayat ditemukan cairan seperti.minuman apa. Menurutnya berdasarkan Keterangan  Komang Rai Kastawan dan  Ketut Saputra ,saksi Saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut ,pada pukul 10.46 wita saksi datang ke villa Rumah Kami, dan melihat sebuah surat yang tertempel di pintu kaca villa kemudian saksi masuk ke kamar dan melihat korban dalam keadaan tertidur selanjutnya saksi mencoba memegang korban namun tidak ada pergerakan, Kemudian Saksi langsung mencari rekannya untuk memberitahukan keadaan Korban,  secara bersama-sama mengecek ke villa Rumah Kami dan menghubungi pihak Kepolisian.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pihak Kepolisian Bersama tim medis dari Puskesmas Nusa Penida 2 langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk.memastikan nanti apa penyebab pastinya.
“Setelah korban diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal Dunia,sementara mayat korban sudah dibawa ke Klinik Nusa Medica ,kemudian  pemeriksaan lebih lanjut dan selanjutnya dirujuk kembali ke R.S Bali Mandara dengan menggunakan Speed Boat,”ujar Putra Sumerta.
Namun seperti apa penyebabnya kita belum bisa pastikan ,kita menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dan hasil pemeriksaan laboratorium,kilahnya. (Roni/bfn)
Exit mobile version