DENPASAR, Balifactualnews.com – Duel uji coba antara Bali United dengan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Minggu (28/5/2023) sore nampaknya benar-benar bisa dijadikan ajang evaluasi atau koreksi tim. Utamanya untuk tiga kiper Serdadu Tridatu yang diturunkan secara bergiliran. Pasalnya tiga kiper itu diturunkan dan ketiganya kebobolan gol Persebaya.
Di babak pertama, mantan penjaga gawang Arema FC Adilson Maring diturunkan Teco. Di babak kedua, giliran M. Ridho Djazulie yang bermain pada menit 56 serta menit 80, Rakasurya Handika. Mereka sama-sama kebobolan 1 gol oleh Bajul Ijo yang dipoles pelatih Aji Santoso itu.
Gawang Adilson Maringa dibobol pemain Persebya Kasim Botan menit 23. Di babak kedua menit 63, giliran pemain Persebaya lainnya M. Iqbal menjebol gawang Bali United yang dikawal M. Ridho. Selanjutnya Rakasurya yang gawangnya dibobol pada menit 90+1 melalui tendangan keras Ferdinand Sinaga.
Pelatih Bali United Stefano “Teco” Cugurra tidak mempermasalahkan ketiga kipernya kebobolan. Dirinya tidak melihat hasil akhir, tetapi proses dalam permainan. Sebab laga sebenarnya menghadapi PSM Makassar di playoff Liga Champions Asia pada 6 Juni mendatang di Stadion Kapten I Wayan Dipta dan 10 Juni di Stadion BJ Habibie Parepare.
Dasar itulah Teco memilih memainkan seluruh pemainnya menghadapi Persebaya. “Saya rasa ini bagus karena bisa melihat semua pemain. Pasti di liga nanti akan lebih siap lagi karena kami bisa evaluasi dari hasil melawan Persebaya,” ujar Teco, Senin (29/5/2023).
Tak terkecuali pemain muda di Bali United. Minus Kadek Dimas Satria yang memang tidak diboyong ke Kota Pahlawan. “Bagi saya tidak terlalu penting senior dan muda yang penting kualitas kalau kualitas bagus pasti main inti. Sekali lagi ini permainan uji coba kami kasih kesempatan semua main,” pungkas Teco. (ena/bfn)













