Ini Target Atlet Petanque Bali di PON

ini-target-atlet-petanque-bali-di-pon
Atlet petanque Bali yang lolos PON bersama pengurus FOPI Bali. (bfn/ist)

DENPASAR, Balifactualnews.com – Pasca mengikuti pra-PON 2023 lalu di Lapangan Petanque Kawasan Debes Tabanan dan mampu lolos 12 atlet putra dan putri ke PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) cabang olahraga (cabor) petanque, Pengprov FOPI Bali meyakini para atlet tersebut akan bertekad memberikan hasil terbaik, dan termotivasi untuk bisa mempersembahkan media emas nantinya.

Menurut Ketua Umum FOPI Bali IGN Putra Eka Santosa, para atlet petanque terbaik Bali tersebut terdiri dari enam atlet putra dan enam putri. Mereka juga memang sudah kerapkali ambil bagian di even-even level nasional.

Diharapkannya, para atlet petanque yang lolos itu mampu meningkatkan prestasinya pada PON 2024 mendatangi. Teristimewa bagi para atlet petanque Bali yang belum meraih medali saat berlaga pada pra-PON lalu agar mampu meningkatkan potensi dan prestasinya termasuk kualitas individunya.

“Kerja keras dan perjuangan para atlet itu masih belum berakhir dan akan mencapai puncaknya di even sebenarnya yang menjadi target utama yani PON 2024. Saya harap para atlet itu juga bisa meningkatkan kemampuannya demi meraih hasil terbaik dan mempersembahkan medali untuk Bali di PON mendatang,” akui Eka Santosa, Senin (17/7/2023).

Di lain pihak, Bidang Organisasi Pengprov FOPI Bali Nengah Ardina menilai jika atlet FOPI Bali telah berhasil mencapai target yang dipancang FOPI Bali pada pra-PON lalu. Hasil itu karena memenuhi persyaratan pra-PON yakni di setiap nomor lolos untuk peringkat pertama dan kedua melaju ke PON 2024, plus tiga terbaik pada posisi selanjutnya di nomor bersangkutan.

“Potensi dari atlet Bali cukup besar, saya juga meyakini para atlet ini bisa mempersembahkan hasil terbaik di PON nanti,” terang Ardina.

Sementara atlet yang meraih tiket PON untuk putra yakni Pasek I Wayan Astika Adi Parwa (dua kuota), I Made Putra Sedana, Mistahul Ulum, I Ketut Sudiasa, dan I Nyoman Suryawan.
Sedangkan atlet putri, yakni Ni Made Suastiari (dua kuota), Ni Putu Swara Dewi Wulandari, Dia Permata, Ida Ayu Agung Ngurah Yuni, dan Kadek Alpida Arta Dwi Cahyani. (bfn/ena)