KARANGASEM, Balifactualnews.com – Peretasan akun media sosial Instagram (IG) milik Taman Wisata tirtangga oleh oknum hacker membuat kawatir pengelolanya. Kekawatiran mereka itu sangatlah beralasan, karena bagaimanapun juga akun yang diretas (Hack) itu bisa disalahgunakan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga, Anak Agung Made Kosalya kepada awak media, Minggu(4/2). Dikatakannya, setelah mengetahui akun Instagram Taman Tirta Gangga diretas, pihak pengelola sempat menghubungi akun tersebut untuk meminta kembali akun IG Taman Wisata tirtagangga, namun hacker sempat meminta tebusan uang sebesar Rp 4 juta.
“Tentu kami tidak memberikan uang yang diminta itu, karena tidak ada jaminan jika akun itu akan diserahkan kembali. Setelah kasi uang bisa jadi dipakai memeras kami lagi,” beber Kosalya,
Kosalya menambahkan, saat ini akun IG Taman Wisata Tirtagangga telah memiliki pengikut sebanyak 5.941. Untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, pihak pengelola langsung melapor ke pihak Association of the Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA).
“Kami memberitahu seluruh travel agent, guide, driver dan seluruh pelaku pariwisata untuk berhati-hati. Jika ada menerima pesan dari akun yang mengatasnamakan Taman Tirta Gangga terkait pembelian tiket secara online dengan melakukan sistem transfer agar tidak direspon, karena sedang kena hack.
Menurut Kosalya, pihaknya selama ini tidak pernah menjual tiket secara online, semua wisatawan yang datang langsung melakukan pembelian di tempat yang sudah disediakan dengan sistem cash. Selain itu lanjutnya, pihaknya bersama dengan pihak keluarga dan pihak-pihak lainnya juga telah memberitahu melalui akun sosial media masing-masing, bahwa akun Instagram Taman Tirta Gangga kena hack.
“Hal itu kami lakukan sehingga semua pihak bisa lebih berhati-hati lagi agar tidak tertipu. Kami juga telah melaporkan kepada pihak kepolisian agar ditindaklanjuti. Hal ini sangat meresahkan dan merugikan secara moral serta nama baik Taman Tirta Gangga. Kami harap pihak kepolisian segera mengusutdan pelaku bisa segera ditangkap. (ger/bfn)
