Utama  

Alit Rencanakan Jual BB Sabu 300 Ribu Per Paket

________________________________________________________________________________

KARANGASEM — Ketut Alit Bagiasa (26) asal Desa Bugbug, Karangasem, bukan saja stres karena dia di pecat sebagai pekerja di Kapal Pesiar gara-gara kasus perkelahian. Padahal di tempatnya bekerja itu, dia sudah menduduki jabatan supervisor—sebuah jabatan yang sangat moncer di kalangan pekerja Kapal Pesiar.

Tapi, depresi berat yang dimiliki pria yang di desanya terkenal sebagai bujangan pendiam ini, disebabkan karena dia lama dipanggil oleh agent kapal pesiar untuk bisa kembali mengarungi lautan lepas di kawasan negara eropa. Lama tak mendapat panggilan bekerja lagi di kapal pesiar, pria kurus dengan rambut lurus ini berusaha untuk mencari peruntungan bekerja di hotel di kawasan Denpasar. Sayang upayanya untuk bisa bekerja menjadi karyawan hotel gagal, karena tidak ada satupun pihak hotel yang menerimanya.




Pusing memikirkan biaya hidup, pasca duit banyak saat masih bekerja di Kapal Pesiar, Alit Bagiasa berupaya mencari peruntungan lain. Singkat cerita selama tinggal di Denpasar dia bertemu teman baru yang kebetulan pengguna narkoba. Awalnya dia dikasih minta, selanjutnya dia kerajingan untuk membelinya.


Baca : Miliki 67 Paket Sabu, Pecatan Kapal Pesiar Ditangkap


“Sudah lebih dari setahun. Sejak saat itu saya mulai ketagihan untuk mencicipi barang ini (sabu Red),” ucap Alit Bagiasa, ditemui usai pers reliase narkoba di Polres Karangasem, Kamis (20/6/19).

Pergaulannya dengan teman pengguna narkoba, membuat uang simpanan hasil bekerja di kapal pesiar mulai mengempis. Tak ingin terpuruk dia pun berkenalan dengan seorang bandar yang saat ini sedang meringkuk di Lapas Kerobokan. Pertemanannya dengan sang bandar, membuat Alit kepincut untuk membangun bisnis baru menjadi pengedar narkoba. Setahun dia menjalani bisnis itu akhirnya Satuan Narkoba Polres Karangasem berhasil mengendusnya.

Hal hasil, Jumat (14/6/19) alit dibekuk polisi dirumahnya dengan barang bukti 67 paket sabu-sabu siap edar dengan berat keseluruhan 4,52 gram. Rencananya per paket sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,32 gram itu akan dijual di seputaran Karangasem dan tempat mangkalnya di Denpasar.

“Barang itu saya beli seharga Rp 4 juta, rencananya per paket saya jual seharga Rp 300 ribu,” pungkas Alit Bagiasa. (tio)

Exit mobile version